Cerita Selebriti
Bahas Nasib Malang Pramugari, Hotman Paris Sindir Haters-nya yang Sering Sebut 'Kasihan Istrinya'
Pengacara Hotman Paris sempat menyindir haters-hatersnya terkait ungkapan-ungkapan yang menyebut bahwa istrinya perlu dikasihani.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Mohamad Yoenus
Lihat videonya mulai menit ke-1:49:
Hotman Paris Mohon Bantuan Ketua PN Pekanbaru
Hotman Paris meminta sejumlah permohonan kepada Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru.
Hotman Paris memohon pada Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru setelah bertemu seorang pencari keadilan yang sebelumnya mendatangi Kopi Johny.
• Lihat Perubahan Fisik Mantan Istri Delon Yeslin Wang, Hotman Paris Blak-blakan Bakal Kirim WhatsApp
Pencari keadilan tersebut merupakan seorang pria asal Pekanbaru bernama Tahril yang mengaku menang dalam sidang kasus eksekusi lahan, namun justru tak kunjung memperoleh haknya.
"Jadi kepada Bapak Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru dan juga Ketua Pengadilan tinggi mohon suara rakyat ini bernama Tahri itu terkait Perkara Pdt Nomor 83 junto 142 Pdt tahun 2012 dan Tahun 2013 penetapan eksekusi nomor 101 penetapan nomor 101 tanggal 1 Juni 2019."
"Yang pemohon eksekusi adalah Tahril dia sudah menang sampai tingkat PK (Peninjauan Kembali), sudah keluar penetapan eksekusi, sudah bayar untuk eksekusi," jelas Hotman Paris.
Namun, Tahril rupanya tidak bisa menikmati lahannya meski sudah beperkara hingga Mahkamah Agung.
"Tapi sampai hari ini dia tidak dapat menikmati tanah yang diperintahkan untuk dieksekusi sesuai penetapan ini," lanjut Hotman Paris.
Akibatnya, Tahril frustasi hingga pergi ke Jakarta mendatangi Kopi Johny untuk meminta bantuan.
"Akhirnya dia frustasi, dia sudah beperkara sampai PK Mahkamah Agun, akhirnya dia frustasi, akhirnya dia datang numpang bis berhari-hari, datang ke Kopi Johny warung butut demi secercah keadilan," kata Hotman Paris.
Sehingga, Hotman Paris meminta agar Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru dan pihak-pihak yang bersangkutan membantu Tahril yang telah berjuang mendapatkan haknya hingga tujuh tahun lamanya.
"Mudah-mudahan Bapak Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru dan Ketua Pengadilan yang berwenang memperhatikan ratapan tangis Tahril ini yang sudah tujuh tahun dia berjuang dan semua perkara dia menangkan," jelas Hotman Paris.
"Tapi eksekusinya sampai sekarang belum terlaksana, cukup ada lagi," imbuhnya.
"Terima kasih Pak," balas Tahril.
• Hotman Paris Ungkap Bertemu Pramugari: Nangis Tak Bisa Terbang Dipaksa Berhubungan dengan Direksi