Kabar Tokoh
Refly Harun Ungkap Fakta di BUMN soal Meraup Rupiah dengan Rangkap Jabatan: Bertambah 30 Persen
Komisaris Utama Pelindo I, Refly Harun menjelaskan praktik Rangkap Jabatan di BUMN, curigai disalahgunakan untuk raup pendapatan tambahan
Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
"Jadi pendapatan direksi itu bertambah 30 persen," kata Refly.
"Kalau dia misalnya pendapatan sebagai direksi Rp 200 juta, maka sebagai komisaris di anak perusahaan, berapapun jumlahnya, dia hanya mendapat maksimal 30 persen saja," imbuhnya.
Ia menjelaskan hal yang menjadi masalah adalah tidak ada yang betul-betul mengetahui berapa angka yang dibayarkan, karena hanya diketahui oleh direksi.
"Tetapi yang menjadi persoalan siapa yang mengecek governancenya (kepemimpinannya), kalau memang itu dibayarkan sesuai dengan plafonnya," terang Refly.
"Karena kalau kita sudah bicara dengan anak perusahaannya, itu biasanya soal angka betul-betul circle-nya (lingkup) hanya di direksi saja," lanjutnya.
Refly mengatakan di situlah komisaris memiliki peran penting untuk mengawasi pola rangkap jabatan di BUMN.
"Menurut saya pengawasan komisaris memang harus kuat," tegasnya.
• Arief Poyuono Sindir Erick Thohir soal Kasus Garuda: Erick Ini Harus Ngerti, Ini Cuma Hasil Kecil
Setuju Ahok Jadi Komut Pertamina
Kemudian Refly membahas soal pengangkatan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok menjadi Komisaris Utama (Komut) Pertamina.
Refly mengatakan dirinya mendukung langkah yang diambil oleh Erick Thohir.
"Saya setuju ketika Ahok dipanggil, Chandra Hamzah dipanggil, itu memberikan penguatan terhadap komisaris," kata Refly.
Menurutnya orang seperti Ahok diperlukan untuk menindak direksi yang merasa memiliki kekuatan dan kekuasaan lebih besar jika dibandingkan dengan komisaris.
"Karena selama ini kadang-kadang direksi kemaki (arogan) juga, karena dia merasa punya jalan tol langsung ke kementerian, kadang-kadang bisa saja mengabaikan komisarisnya," papar Refly.
"Kalau memang misalnya peran penguatan pengawas ini mau dilakukan secara serius oleh Kementerian BUMN, saya termasuk yang mendukung," tambahnya.
Video dapat dilihat di menit 7.50
• Ditanya Hubungan Erick Thohir dengan Rini Soemarno seusai Skandal Garuda, Ini Reaksi Andre Rosiade