Kabar Tokoh
Wawancara Bahasa Inggris, Pertanyaan Cucu Karni Ilyas Soroti Kinerja Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disodori pertanyaan soal salah satu kinerjanya oleh cucu Karni Ilyas dalam wawancara berbahasa Inggris
Penulis: anung aulia malik
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Terutama masalah finansial, yang menyebabkan para generasi muda tidak bisa sekolah karena tidak mampu mempersiapkan perlengkapan dan keperluan untuk sekolah.
Solusi yang telah dilakukan oleh pemerintah juga melibatkan bantuan finansial untuk meringankan beban para orangtua yang ekonominya sangat mepet untuk memenuhi keperluan sekolah.
"Oleh karena itu, kita (pemerintah) mengintervensi dengan memberikan bantuan finansial," jelas Anies Baswedan.
• Bahas Peluang Anies Baswedan di Pilpres 2024, Rocky Gerung Ungkit Politik Dagang Sapi
• Temui Dubes Rusia, Anies Baswedan Tandatangani 4 Bidang Kerja Sama Jakarta-Moskow dalam Hal Ini
Pada wawancara berbahasa Inggris tersebut cucu Karni Ilyas nampak fasih berbicara dengan bahasa asing.
Pertanyaan yang dilontarkan juga disampaikan dengan lancar dan runtut.
Anies Baswedan menjawab semua pertanyaan Naima dengan lancar dan jelas.
Dikutip dari Tribunnewsmaker.com, Minggu (8/12/2019), Anies Baswedan menjelaskan bagaimana mulanya Naima mengirimkan pesan lewat Whatsapp kepada dirinya.
"Ini Naimah, seorang siswa kelas 5 SD. Dia mengirim teks WA WhatsApp kepada saya ingin wawancara. Terus akhirnya baru bisa hari ini," ujar Anies Baswedan.
"Ini juga merupakaan bagian dari tugas sekolahnya dia," imbuhnya.
Anies Baswedan mengatakan Naima mendapat inspirasi dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) saat ingin mewawancarai dirinya.
Anies Baswedan mengatakan cucu Karni Ilyas tersebut adalah satu di antara beberapa contoh anak yang berhasil mengenyam pendidikan yang baik.
Kendati demikian, Anies Baswedan mengingatkan bahwa tidak semua generasi muda memiliki kondisi yang sama seperti Naima.
"Naima adalah contoh kasus yang baik. Tapi pertumbuhan setiap anak itu berbeda-beda, tidak bisa disamakan," ujar Anies Baswedan.
Anies Baswedan berkomitmen untuk menyamaratakan pendidikan kepada seluruh anak-anak muda Jakarta.
"Kita harus memberikan ruang untuk kebutuhan yang bervariasi itu," ujarnya.
"Ada yang pada usia muda sudah tumbuh pesat, Ada yang sudah usia belasan tahun baru mulai tumbuh, Lalu mintanya berbeda-beda. Ada yang minat pada pendidikan, ada yang berminat pada robot," tambahnya.
(TribunWow.com/Anung Malik)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/karniilyasaniesbaswedan.jpg)