Terkini Nasional
Soal Penyebab Kenaikan Harga Tiket Pesawat, PHRI Ungkap Dua Pemain Utama, Satu di Antaranya Garuda
Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Maulana Yusran mengungkap dugaan penyebab kenaikan tiket maskapai penerbangan.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Ananda Putri Octaviani
"Ini kan sebenarnya kasusnya sudah mulai dari 2018 akhir, dan itu mulai terasa di 2019 awal Januari dan kita mengungkapkan juga di awal Februari kan, mengungkapkan kepada Pak Presiden pada saat itu," tutur dia.
"Dan (dibahas) apa saja sih permasalahan utama di dalam situ."

• Permintaan Menteri BUMN Erick Thohir pada Karyawan Garuda seusai Pencopotan Dirut
Ia pun menyinggung dominasi Garuda di penerbangan Indonesia.
"Ya sebenarnya Garuda itu kan semenjak mereka me-manage Sriwijaya Air kan otomatis pemainnya cuma dua pada saat itu kan," ujar Maulana Yusran.
"Cuma ada Lion Grup dan Garuda Grup saat itu, sementara kita semua tahu bahwa Garuda itu leading sector-nya."
Lebih lanjut, Maulana Yusran menyebut penetapan harga penerbangan masakapai Garuda menjadi indikator bagi masakapai penerbangan lainnya.
Karena itu, saat harga tiket pesawat Garuda melambung, tiket maskapai penerbangan lainnya pun turut serta.
"Kalau di airlines khususnya di national air lines kan, jadi price-nya di Garuda itu akan menjadi indikator bagi penerbangan yang lain," ujar Maulana Yusran.
"Sekarang kalau pemainnya cuma dua kan otomatis kalau Garuda di atas semuanya naik ke atas."
Menurut dia, permasalahan utama yang menyebabkan kenaikan harga tiket pesawat ada di kebijakan Garuda.
"Ini yang jadi problem utamanya kan ke sana, sementara yang jadi problem di kami kan kita ini negara kepulauan," kata Maulana Yusran.
"Negara kepulauan itu airlines jadi transportasi primer masyarakat dari ujung ke ujung."
Simak video berikut ini menit 1.30:
Dalang Mahalnya Tiket Pesawat
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani buka suara soal kasus penyelundupan barang mewah oleh Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Ari Askhara.