Terkini Nasional
Sempat Terjadi Keributan di Rakernas PAN, Ini Penjelasan Saleh Daulay
Wakil Sekretaris Jenderal PAN, Saleh Daulay menjelaskan soal keributan yang sempat terjadi dalam arena Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN.
Editor: Lailatun Niqmah
Kesembilan tempat tersebut yakni Sumut, Sumbar, Lampung, DKI Jakarta, Yogya, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Papua, dan Kalimantan Selatan.
"Ada sembilan tempat, sudah tahu semua kan? ada Sulawesi, DKI, ada lain-lain ya, itu kita serahkan pada DPP untuk nanti disurvei," katanya di lokasi Rakernas.
Belum disepakatinya lokasi Kongres menurut Totok karena semua lokasi memiliki semangat yang sama untuk menggelar Kongres.
Para pengurus PAN masing masing wilayah tersebut ingin menjadi tuan rumah.
"Suatu kebanggaan bagi kader kalau daerahnya menjadi ajang kegiatan partai tentu kebanggaan," katanya.
Menurutnya ada wacana tempat Kongres nanti bukan merupakan daerah pemilihan para kader PAN yang maju sebagai calon Ketua Umum.
• Minta Bea Cukai Awasi Garuda Indonesia dan GMF, Said Didu Ungkap Modus Lain Penyelundupan
Meski belum resmi menurut Totok sejumlah nama digadang-gadang akan bertarung untuk memimpin partai berlambang matahari tersebut.
Mereka di antaranya Asman Abnur, Mulfachri Harahap, Hanafi Rais, Bima Arya, dan Zulkifli Hasan.
"Memang ada wacana bahwa tempat kongres itu harus netral dalam arti daerah yang punya kedekatan khusus dengan calon. Itu fatsun aja. Semua saya kira setuju," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Taufik Ismail)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Keributan di Rakernas PAN Karena Masalah Tata Tertib, dan Mencuat Wacana Kongres PAN Digelar di Luar Dapil Caketum
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/partai-amanat-nasional-menggelar-rakernas-di-hotel-milenium-jakarta-sabtu-7122019.jpg)