Liga 1
Soal Dugaan Pengaturan Skor Persela Lamongan Vs Persib Bandung, PT LIB Segera Usut Bersama Satgas
PT Liga Indonesia Baru sebagai penyelenggara akhirnya angkat bicara soal pengaturan skor Persib Bandung Vs Persela Lamongan.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Persib Bandung harus rela tunduk dari Persela Lamongan pada pekan ke-30 Liga 1 2019 di Stadion Surajaya, Lamongan pada Selasa (3/12/2019).
Namun, kekalahan Persib Bandung atas Persela Lamongan dengan skor 0-2 itu dianggap janggal.
Bahkan, kekalahan Persib Bandung atas Persela Lamongan diduga karena adanya pengaturan skor.
• Jelang PSS Sleman Vs Persib Bandung: Robert Alberts Boyong 22 Pemain untuk Dua Laga Sekaligus
Dikutip TribunWow.com melalui laman resmi Liga Indonesia pada Kamis (5/12/2019), PT Liga Indonesia Baru sebagai penyelenggara akhirnya angkat bicara soal itu.
Direktur PT LIB, Dirk Soplanit mengaku pihaknya akan mengusutnya dengan bantuan Satgas Antimafia Bola.
Dirk Soplanit mengatakan, selama ini pihaknya sudah melakukan pengawasan penuh.
"Kami selalu melakukan pengawasan penuh terhadap pertandingan Liga 1 2019, termasuk pekan-pekan krusial pada akhir kompetisi," ungkap Dirk Soplanit.
Dirk Soplanit menegaskan, jika memang ada dugaan kecurangan setiap pihak berhak melaporkannya.
"Bersama PSSI, kami akan menjaga semuanya sesuai dengan regulasi yang sudah ditetapkan. Jadi, jika memang ada kecurangan, silakan dilaporkan dan semuanya akan ditindak sesuai dengan hukum yang ada," lanjutnya.
Sementara itu, hal yang dianggap janggal ketika laga Persela Lamongan melawan Persib Bandung adalah ketika bek tuan rumah, Achmad Jufriyanto melalukan gol bunuh diri.
Gol bunuh diri Achmad Jufriyanto dianggap ada unsur kesengajaan di dalamnya.
• Skenario agar Persib Bandung Bisa Finis di Posisi Lima Besar, Dua Laga Berat Sudah Menanti
Sementara itu sebelumnya, Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts mengungkapkan sindirannya terhadap gol bunuh diri yang terjadi.
"Gol kedua, lagi-lagi kami mencetak gol ke gawang sendiri," ujar Robert Alberts.
Tak hanya gol bunuh diri yang disinggung Robert Alberts, pelatih asal Belanda itu juga merasa sangat kecewa dengan gol pertama Persela Lamongan.
Robert Alberts menilai, gol Persela Lamongan sangat mudah terjadi.