Reuni Akbar 212

Yusuf Martak Tantang Pemerintah dan Sebut Arab Saudi Justru Lindungi Rizieq: Kalau Tak Suka Bilang

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Yusuf Martak meminta pemerintah bersikap terbuka terhadap kasus pencekalan Rizieq Shihab.

Yusuf Martak Tantang Pemerintah dan Sebut Arab Saudi Justru Lindungi Rizieq: Kalau Tak Suka Bilang
Tangkapan Layar YouTube Talk Show tvOne
Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Yusuf Martak. 

"Apa isi rapat tertutupnya? Akan minta waktu satu bulan untuk mengetahui permasalahan," jelas dia.

"Itu kan hal yang naif sekali, tidak akan mungkin ada permasalahan yang tidak ditangani oleh menlu apabila terjadi anak bangsa berada di negara orang."

Lantas, Yusuf mengimbau pemerintah agar lebih terbuka dalam kasus ini.

Yusuf Martak, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.
Yusuf Martak, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama. (Tangkapan Layar YouTube Talk Show tvOne)

Ia bahkan meminta pemerintah mengungkap ketidaksukaan pada Rizieq Shihab.

"Sampai kapan ini dibuat begini terus?," tanya Yusuf.

"Jadi ini jadi lucu, itu lah yang saya sesalkan, saya lebih suka kalau memang habib (Rizieq Shihab) tidak disukai, tidak boleh pulang katakan," ujar dia.

"Pemerintah menyatakan Habib Rizieq memang belum boleh pulang," imbuhnya.

Selama ini, pemerintah disebutnya tak memberikan kejelasan terkait pencekalan Rizieq Shihab.

"Saya melihat begitu, karena memang tidak pernah ada kejelasan," kata dia.

Lebih lanjut, Yusuf menyinggung nama Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Osama al Shuaibi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved