Terkini Daerah
VIRAL Video Wanita Nangis Ngaku Lahannya Dihargai Semangkuk Bakso untuk Tol: Semuanya Pembohong
Riana menyebut tanahnya yang telah memiliki sertifikat resmi kini tidak bernilai, bahkan lebih murah dari semangkuk bakso.
Penulis: Laila N
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
"Harga tanah di sini lebih mahal tempe, lebih mahal bakso, sertifikat tanah saya dinilai Rp 18 ribu."
"Mengurus sertifikat tidak dengan harga murah dulu saya lakukan," teriaknya sembari sesenggukan.
Simak selengkapnya dalam video di bawah ini:
Dikutip dari Kompas.com, pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai terus dikebut.
Jalan tol tersebut digadang-gadang dapat mendorong pemerataan ekonomi, dan menjadi pintu masuk bagi 48 persen pedagang dunia, lewat Selat Malaka.
"Tol ini akan berperan penting pada pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau dimana akan menjadi Hub ekonomi Sumatera-Asean," kata Gubernur Provinsi Riau, Syamsuar dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (29/11/2019) .
Pembangunan jalan tol ini disebut berdampak tinggi bagi warga setempat dan pengusaha lokal.
• Jokowi Sebut Eselon III, IV Diganti Kecerdasan Buatan, Dedi Mulyadi: Masa Kerjanya Kalah sama Robot
Di sisi lain, Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Muhammad Fauzan mengungkapkan, perseroan akan mengembangkan Value Capture dan Value Creation dalam mengembangkan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai.
Diketahui, Tol Pekanbaru-Dumai memiliki panjang 131 kilometer, dan masuk jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
"Sedangkan Value Creation untuk melaksanakan pengusahaan JTTS gar menghasilkan manfaat semaksimal mungkin bagi masyarakat/pengguna JTTS," kata Fauzan.
Polemik Pembebasan Lahan
Pembangunan Tol Pekanbaru-Dumai memang tak mudah, terutama dalam hal pembebasan lahan, lantaran harga tidak sesuai keinginan warga.
Seperti yang terjadi di Kampung Kandis, Kecamatan Kandis, Siak, tempat Riana tinggal.
Dikutip dari TribunPekanbaru, meski sulit, eksekusi lahan milik warga tetap berlangsung pada Kamis (28/11/2019).
Sejumlah warga protes ketika petugas datang.