Terkini Daerah
Ahmad Fauzi, Kades Terpilih di Banjarnegara yang Hilang 2 Pekan Sudah Ditemukan, Begini Kondisinya
Ahmad Fauzi (39) Kepala Desa terpilih Batur yang hilang lebih dari dua pekan akhirnya ditemukan. Begini kondisinya.
Editor: Rekarinta Vintoko
"DPT 9.000 lebih, terbanyak di Banjarnegara. Saat pilkades ada 13 Tempat Pemungutan Suara (TPS) karena jumlah dusunnya ada 13," ujar Martoyo.
• Bandingkan Kabinet Jilid 1 dan 2, Rizal Ramli: Jokowi Patahkan Sendiri Apa yang Dicita-citakan
Pilkades aman
Berdasarkan data Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Banjarnegara, terdapat tiga calon kepala desa, yakni nomor urut 1 Mas’ud, nomor urut 2 Erika Edi Mulyanto dan nomor urut 3 Ahmad Fauzi.
Dari tiga calon tersebut, Ahmad Fauzi mendapat perolehan suara tertinggi dengan 3.933 suara, kemudian suara terbanyak kedua adalah Mas’ud dengan 1.858 suara dan Erika Edi Mulyanto dengan 1.316 suara.
"Setelah pilkades Fauzi tetap ngantor, aturannya begitu, saat nyalon cuti, setelah itu berangkat lagi, nunggu pelantikan. Fauzi ini sebagai Kaur Perencanaan," kata Martoyo.
• ICW Kritisi Pemberian Grasi Jokowi ke Napi Korupsi: Dikurangi Hukumannya Orang Itu Langsung Sehat?
Diberitakan sebelumnya, Fauzi dilaporkan hilang sejak tanggal 12 November 2019.
Hingga saat ini telepon selulernya tidak dapat dihubungi.
Kasus tersebut kini sedang ditangani oleh polisi.
Bicarakan Hal Ini ke Istri sebelum Menghilang
Istri Ahmad Fauzi, Tanti (38) mengatakan, suaminya pamit meninggalkan rumah tanggal 12 November 2019, saat hendak pergi ke Semarang.
"Pergi dari rumah tanggal 12 sore, naik motor Verza. Pamit mau ada acara di Semarang, saya lupa untuk acaranya," kata Tanti saat dihubungi, Rabu (27/11/2019).
• Daftar Identitas Korban Kecelakaan Bus Kramat Djati di Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), 2 Tewas
Menurut Tanti, saat pamit akan ke Semarang, suaminya mengatakan akan terlebih dahulu menemui orang Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) di Banjarnegara atau Wonosobo.
Saat itu, lanjut Tanti, suaminya pergi hanya seorang diri.
"Terakhir kontak tanggal 12 malam itu, sekitar pukul 19.00 WIB. Bilangnya ya masalah biasa, menanyakan soal keluarga lah, ngabarin," tuturnya.
Namun hingga saat ini telepon suaminya tidak dapat dihubungi.