Ahok Jadi Bos Pertamina
Dukung Ahok di Pertamina, Ali Ngabalin Malah Kena Sindir Karni Ilyas, Biar Diperpanjang Jokowi?
Presenter Karni Ilyas tampak melontarkan sindiran kepada Mantan Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
"Supaya tidak merusak niat saya dalam beribadah karena (Jokowi) ini orang baik pak, ini orang jujur, orang mau mengubah, memajukan bangsa Indonesia," ucapnya.
"'Biarlah Bapak Ali Mochtar ada selalu di samping bapak, jabatan tidak terlalu penting'," sambung Ngabalin.
Menanggapi hal itu, Karni Ilyas pun kembali bertanya.
"Sebagai penasihat spiritual atau juru bicara?," tanya Karni Ilyas.
Ngabalin mengaku hanya ingin meluruskan kabar bohong terkait pemerintah yang beredar di masyarakat.
"Ya yang mana saja, yang penting saya ada di ILC ini untuk menjaga semua berita bohong yang diarahkan pada pemerintah, saya hadir untuk meluruskan dengan baik, apapun kebenarannya," ujar Ngabalin.
"Luar biasa," sahut Karni Ilyas.
• Di ILC, Sudjiwo Tedjo: Kalau Mau Saya Netral pada Ahok, Tolong Mulai Berhenti Salahkan Anies
• Soal Ahok Masuk Pertamina, Hendri Satrio Bergurau soal Dugaan Campur Tangan Jokowi: Mungkin Sepupu?
Simak video berikut ini menit 9.06:
Ahok Diminta Mundur dari Pertamina
Pada kesempatan itu, Direktur Eksekutif Indonesia Resources Studies, Marwan Batubara menyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak serius menangani sejumlah dugaan kasus yang menyeret nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Marwan Batubara menyebut Ahok seharusnya mengundurkan diri dari Pertamina dan menjalani proses hukum di KPK.
Diketahui, Ahok kini menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina.
Namun, terkait hal itu, Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga membantah pernyataan Marwan Batubara.
mulanya Marwan Batubara mengimbau Ahok untuk mengundurkan diri dari Pertamina.
"Karena itu, mari Pak Ahok saya kira lebih bagus mundur," ungkap Marwan.