Breaking News:

Ahok Jadi Bos Pertamina

Di ILC, Karni Ilyas Singgung Pengalaman Migas Ahok: Saya Pernah Jadi Komisaris, tapi 3 Bulan Mundur

Karni Ilyas juga menceritakan pengalaman saat dirinya menduduki jabatan sebagai komisaris di perusahaan kimia terbesar di Indonesia.

Penulis: Laila N
Editor: Mohamad Yoenus
YouTube/Talk Show tvOne
Karni Ilyas di ILC. Karni Ilyas menceritakan pengalamannya saat menjadi komisaris sebuah perusahaan yang tidak ia kuasai bidangnya. 

"Bukan," jawab Arya Sinulingga tegas.

"Tapi masa tidak minta persetujuan untuk ngangkat Ahok, Komut Pertamina loh," sahut Karni Ilyas.

"Pasti, menurut Inpres nomor 8 Tahun 2014, setiap perusahaan BUMN, 25 sekarang sampai 30 strategis, itu harus minta persetujuan presiden," jawab Arya Sinulingga.

Suasana di studio ILC saat membahas soal Ahok, Arya Sinulingga memaparkan kenapa BTP dipilih jadi Komut Pertamina
Suasana di studio ILC saat membahas soal Ahok, Arya Sinulingga memaparkan kenapa BTP dipilih jadi Komut Pertamina (YouTube/Talk Show tvOne)

"Jadi memang seperti PLN, BTN, Bank Mandiri, dan lain-lain, termasuk Pertamina, itu harus minta persetujuan Pak Jokowi."

Menanggapi hal itu, Karni Ilyas kembali menanyakan apakah nama Ahok bukan bisikan dari Jokowi.

"Tapi bukan bisikan supaya Ahok ini?," kata Karni Ilyas.

"Bukan Bang, kami kan bisa cari-cari juga, masa kami kreatif, kami kan kreatif juga Bang mencari orang yang cocok di sana," sahut Arya Sinulingga.

"Bukan, seorang Ahok mau didudukkan, ada pro kontra baik di dalam sendiri, justru itu saya kira kalau bukan ada bisikan dari atas, rasanya kalau saya jadi menteri BUMN enggak berani saya," timpal Karni Ilyas.

Arya Sinulingga kemudian menjawabnya dengan membeberkan keberanian Erick Thohir sebagai menteri BUMN.

"Pak Erik Thohir mantap betul lah, kita tahu, kenapa saya katakan seperti itu, ini satu-satunya kementerian yang membabat habis deputinya," kata Arya Sinulingga.

"Menggeser semua deputi dan sesmennya, semua eselon II digeser semua, hanya kementerian ini yang berani," lanjutnya.

Menurutnya, itu menandakan Erick Thohir berani mengambil risiko-risiko.

Karni Ilyas kemudian melanjutkan pertanyaan, dengan menanyakan soal pengalaman Ahok.

"Kembali ke judul, apakah Ahok bisa membasmi mafia minyak?," tanyanya.

"Tadi juga ada tugas lainnya, supaya impornya jadi kecil," lanjutnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Indonesia Lawyers Club (ILC)Karni IlyasBasuki Tjahaja Purnama (Ahok)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved