Hari Guru Nasional
Sosok Siswa di Bojonegoro yang Viral Panjat Tiang Bendera saat Upacara Hari Guru: Saya Cinta Negara
Beredar video viral yang menampilkan seorang siswa memanjat tiang bendera saat peringatan Hari Guru Nasional di Bojonegoro.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Beredar video viral yang menampilkan seorang siswa memanjat tiang bendera saat peringatan Hari Guru Nasional di Bojonegoro, Senin (25/11/2019).
Dalam video viral itu terlihat siswa tersebut naik tiang bendera sampai ke bagian puncak untuk membetulkan pengait bendera yang lepas.
Peristiwa dalam video viral itu terjadi di SMA Negeri 1 Padangan, Bojonegoro.
• VIRAL Guru di Depok Panjat Tiang Bendera di Sekolah saat Upacara Hari Guru, Ini Cerita di Baliknya
Kepala SMA Negeri 1 Padangan, Sri Wulan mengatakan siswa yang memanjat tiang bendera itu bernama Mahmud Sulthon Aulia, kelas XII IPA 5.
Peristiwa itu terjadi saat Mahmud melihat pengait bendera yang lepas sehingga tidak bisa digunakan untuk mengerek bendera merah putih.
“Bendera itu sudah dikerek. Karena terlalu semangat dan sang pengibar menarik terlalu kuatnya, akhirnya pengait benderanya lepas,” kata Sri kepada SURYAMALANG.COM, Senin (26/11/2019).
Lalu Mahmud yang kala itu menjadi paduan suara langsung memanjat tiang dan membetulkan pengait tersebut.
Cerita Mahmud
Mahmud Sulthon Aulia (18) memanjat tiang bendera setinggi 15 meter saat Hari Guru Nasional di SMA Negeri 1 Padangan, Bojonegoro, Senin (25/11/2019).
Aksi siswa SMA asal Desa Kuncen itu terekam dalam video viral yang beredar di media sosial (medsos).
Anak pasangan Zainudin dan Suparti ini memanjat tiang bendera tersebut setelah melihat pengait bendera yang lepas, dan harus dibetulkan agar sang merah putih tetap bisa dikibarkan.
• Aksi Heroik Siswa SMP di Gorontalo Panjat Tiang Bendera, Dapatkan Tepuk Tangan hingga Penghargaan

Sulthon mengaku spontan melakukan aksi itu karena terdorong untuk membetulkan pengait bendera yang lepas.
“Saya melakukan itu karena cinta kepada negara."
"Saya melakukan itu secara spontan karena melihat pengait bendera yang lepas,” kata Sulthon kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (26/11/2019).
Anak ke-empat dari delapan bersaudara ini biasa memanjat di rumah.