Breaking News:

Kabinet Jokowi

Dahnil Anzar Klarifikasi terkait Pidato yang Mengatasnamakan Menhan Prabowo Subianto

Juru Bicara Menteri Pertahanan Dahnil Anzar Simanjuntak beri klarifikasi mengenai pidato yang disebut berasal dari Menhan Prabowo Subianto.

Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Rekarinta Vintoko
Instagram @dhaniwiranata
Dahnil Anzar berada di belakang Prabowo Subianto saat rapat perdana dengan DPR. 

Tri membacakannya dalam acara bedah buku dan diskusi panel "PKI Dalang dan Pelaku Kudeta G30S/1965" bertempat di Gedung Lemhamnas, Jakarta, Sabtu (23/11/2019).

Dalam pidato itu, Tri mengatakan himbauannya untuk para guru agar memberikan tentang sejarah dan kekejaman PKI (Partai Komunis Indonesia) pada para siswa.

"Saya harap guru sejarah di sekolah-sekolah menyampaikan sejarah pemberontakan dan kekejaman PKI yang benar kepada para siswa-siswi," ucap Tri membaca pidato.

Hal tersebut diharapkan agar murid-murid sekolah mengetahui sepak terjang dan dampak dari gerakan PKI.

Termasuk upaya penggulingan terhadap Presiden Soekarno kala itu.

Tak hanya itu, kehadiran PKI juga disebut punya tujuan untuk mengubah ideologi bangsa, dari Pancasila menjadi komunis.

"Komunisme telah mencatatkan lembaran hitam dalam perjalanan sejarah Bangsa Indonesia. Bahwa PKI selalu mencari cara dan kesempatan untuk melakukan kudeta di Indonesia,"

Dalam pidato tersebut juga dikatakan mengenai kewaspadaan terhadap aliran komunis yang masih eksis hingga sekarang.

Seperti ideologi yang dianut oleh beberapa negara di dunia, seperti China dan Kuba.

"Ideologi komunis dan gerakan komunisme di Indonesia patut diduga masih eksis. Untuk itu, kita harus selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya laten komunis," papar Tri.

(TribunWow.com/Fransisca Mawaski)

Tags:
Dahnil Anzar SimanjuntakPrabowo SubiantoKabinet JokowiJokowi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved