Ahok Jadi Bos Pertamina
Ahok Ternyata Punya Pengalaman di Bidang Pertambangan, Ini Rekam Jejaknya
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kini sudah resmi ditunjuk sebagai Komisaris Utama Pertamina, ternyata punya latar belakang di bidang pertambangan.
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Menteri BUMN, Erick Thohir, pastikan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi Komisaris Utama Pertamina.
Rupanya, Ahok juga mempunyai pengalaman di bidang pertambangan.
Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Jumat (22/11/2019), Ahok pernah menjadi pengusaha yang bergerak di bidang pertambangan.
• BREAKING NEWS - Menteri BUMN Erick Thohir Nyatakan Ahok Jabat Komisaris Utama Pertamina
Hal itu ia lakukan setelah lulus dari kuliah di Universitas Trisakti, Jakarta.
Perusahaan yang didirikan Ahok berbentuk CV bernama CV Panda dan didirikan tahun 1989.
CV Panda saat itu menjadi kontraktor untuk PT Timah.
Selama menjadi kontraktor, Ahok masih bermimpi untuk menjadi pengusaha yang lebih besar lagi.
Oleh karena itu, ia kembali melanjutkan studinya dengan mengambil S2 bidang manajemen di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetia Mulya.
Seusai menyelesaikan pendidikan masternya, Ahok bekerja di PT Simaxindo Primadya, Jakarta.
Perusahaan tersebut bergerak di bidang kontraktor pembangunan pembangkit listrik.
Saat bekerja, Ahok ditempatkan pada bagian staf direksi bidang analisis biaya dan keuangan proyek.
Namun, Ahok rupanya masih teringat akan mimpinya untuk menjadi pengusaha besar.
Untuk itu, Ahok memutuskan untuk berhenti bekerja dan kembali ke Belitung untuk mengembangkan usahanya.
Suami Puput Nastiti Devi ini lalu mendirikan PT Nurindra Ekapersada pada 1992.
Tujuan pendirian perusahaan ini adalah untuk persiapan membangun pabrik Gravel Pack Sand (GPS) tahun 1995.