Breaking News:

Terkini Nasional

Dilaporkan atas Dugaan Penistaan Agama, Sukmawati Soekarnoputri: Saya Bukan Mengarang

Sukmawati Soekarnoputri akhirnya angkat bicara mengenai kegaduhan yang ditimbulkan oleh video dugaan penistaan agama.

Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Lailatun Niqmah
Youtube KompasTV
Sukmawati Soekarnoputri dalam program Sapa Indonesia Malam Kompas TV, Senin (18/11/2019). 

Berikut petikan pernyataan Sukmawati Soekarnoputri dikutip akun Facebook Tribunnews.com.

"Pertama, puisi Ibu Indonesia yang saya bacakan adalah sesuai tema dari acara pagelaran busana.

Yang mana adalah semata-mata pandangan saya seniman sebagai budayawati dan menyatakan murni karya sastra Indonesia.

Kedua, saya mewakili pribadi, tidak ada niatan menghina umat Islam Indonesia dalam puisi Ibu Indonesia, yang kebijakan-kebijakannya mengikat secara defacto.

Ketiga, puisi Ibu Indonesia adalah salah satu puisi yang saya tulis, yang menjadi bagian buku kumpulan Ibu Indonesia, yang telah diterbitkan pada 2006.

Puisi Ibu Indonesia ini ditulis sebagai refleksi dari keprihatinan saya tentang rasa wawasan kebangsaan.

Yang saya rangkum semata-mata untuk menarik anak-anak bangsa untuk tidak melupakan jati diri Indonesia asli.

Empat, puisi ini juga saya tulis sebagai bentuk dari saya mengekspresikan kembali suara kebudayaan sesuai dengan tema acara.

Saya pun tergerakkan untuk semakin memahami Islam Nusantara yang berkemajuan seperti cita-cita Bung Karno.

Dalam hal ini Islam yang bagi saya begitu agung, mulia dan bijaksana.

Puisi itu juga sebagai bentuk penghormatan saya kepada bumi pertiwi yang begitu kaya, dengan tradisi kebudayaan dalam susunan masyarakat Indonesia yang berbhineka namun tetap satu bangsa.

Lima, namun dengan karya sastra dari puisi Ibu Indonesia ini telah memantik kontroversi di berbagai kalangan.

Baik pro dan kontra khususnya di kalangan umat Islam.

Dengan ini, dari lubuk hati yang paling dalam, saya mohon maaf lahir dan batin kepada umat Islam Indonesia.

Khususnya bagi yang merasa tersinggung dan keberatan dengan puisi Ibu Indonesia.

Halaman
1234
Tags:
Sukmawati SoekarnoputriKasus Penistaan AgamaSoekarno
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved