Cerita Selebriti
Alasan Ariel Tatum yang Sempat Berniat Sewa Pembunuh Bayaran saat Usia Muda
Artis Ariel Tatum menceritakan dirinya yang sempat menyewa pembunuh bayaran di usia muda.
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Ariel justru ingin masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan mental.
"Kita harus bisa sadar sama diri kita sendiri dan tumbuhkan self awareness. Ketika kamu merasa kamu butuh bantuan, mungkin kamu bisa minta pertolongan profesional," kata Ariel yang juga baru terlibat dalam lagu duet Glenn Fredly berjudul "Cokelat".
Rajin beri seminar
Meskipun Ariel menyarankan untuk mencari pertolongan pada pakar, ia sadar hal itu membutuhkan biaya yang tidak murah.
Karena hal tersebut, Ariel Tatum saat ini mulai rajin untuk mengadakan seminar dan memberi penyuluhan tentang kesehatan mental.
Rencananya pada 30 November 2019 mendatang, Ariel akan memberikan seminar di Universitas Indonesia (UI).
Sebelumnya, Ariel sudah pernah memberikan seminar kesehatan mental pada 19 Oktober 2019 lalu.
• Nikita Mirzani Alami Banyak Kerugian karena Dilaporkan sebagai Cepu, Namanya untuk Brand Dicopot
Korban bullying sejak SMP
Tak hanya mengidap Bipolar Personality Disorder, saat SMP Ariel juga mengaku dibully karena berpacaran dengan cowok di sekolahnya.
"Kalau masalah per-bully-an aku dari SMP. Jadi kebetulan waktu SMP aku pacaran sama cowok yang lagi jadi idola para remaja Indonesia," kata Ariel.
Namun ia bisa melewati hal tersebut dengan mengontrol berbagai komentar yang datang padanya.
Tutup kolom komentar Instagram
Ariel Tatum sempat menutup kolom komentar di instagram @arieltatum.
Namun menurutnya itu dilakukan agar di fitur tersebut tidak menjadi tempat warganet untuk saling berbalas bully-an.
"Sekali lagi aku klarifikasi, tahu enggak sih kalau ada orang nge-bully, yang lain suka ikut-ikutan. Jadi aku tutup kolom komentar Instagram biar ngurangin dosa orang saja, biar enggak balas-balasan, bukan karena sakit hati," ucap Ariel Tatum.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Ariel Tatum, Jadi Korban Bullying dan Berniat Sewa Pembunuh Bayaran".