Breaking News:

Kabar Tokoh

Ahok ke BUMN, Andre Rosiade Minta Erick Thohir Beri Peringatan: Sukses Tanpa Perlu Memaki

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade turut mengomentari pengangkatan Ahok menjadi satu di antara perusahaan BUMN.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Claudia Noventa
Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV
Andre Rosiade, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade turut mengomentari pengangkatan Basuki Tjahaja Purnama aliah Ahok menjadi satu di antara perusahaan BUMN. 

"Banyak direksi sukses tanpa perlu memaki-maki orang," ujar dia.

Tanggapi Rizal Ramli yang Sebut Ahok Biang Keributan, Arya Sinulingga: Gaya-gaya Bang Rizal Saja

Lihat videonya mulai menit ke-00:49:

Ahok Diminta Kontrol Emosi Jadi Petinggi BUMN

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan ditunjuk untuk memegang jabatan satu di antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan menyambut baik kabar tersebut.

Dikutip TribunWow.com dari BBC Indonesia pada Kamis (14/11/2019), Mamit Setiawan merasa Ahok mampu menjadi petinggi satu di antara BUMN, tercermin dari pengalaman memimpin DKI Jakarta.

 Erick Thohir Pastikan Posisi Ahok di BUMN Bakal Terjawab Awal Desember

"Kita melihat ada perubahan cukup signifikan terkait jalur birokrasi, manajerial, transparansi, saat Pak Ahok menjadi gubernur DKI," ujar Mamit Setiawan.

Selain itu, Ahok juga memiliki latar belakang sebagai pengusaha pertambangan yang dinilai dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilatas di bidang energi.

"Karena dari latar pendidikan, Pak Ahok dulu jurusan geologi dan pengusaha juga, khususnya di pertambangan," ujarnya.

Kendati demikian, Mamit meminta agar Ahok nantinya bisa mengontrol sikap dan emosinya jika telah benar-benar menduduki jabatan di BUMN.

Pasalnya, sedikit saja ada kegaduhan dapat membuat BUMN tidak produktif.

"Kalau itu terjadi, yaitu Pak Ahok tidak mengubah sikap, tingkah laku dan ucapan, akan membuat suasana tidak produktif dalam BUMN," ungkapnya.

Menurut Mamit, Ahok lebih baik nantinya tidak banyak bicara di depan media.

"Jadi harus dijaga bicaranya, sebagai komisaris seharusnya tidak banyak bicara di depan media, karena lebih baik bicara di internal saja," ungkap Mamit.

Dengan bergabungnya Ahok, Mamit berharap agar nantinya suami dari Puput Nastiti Devi ini bisa menangkap mafia-mafia di BUMN.

"Harapannya bisa diaplikasikan nanti dalam BUMN, sehingga bisa mengurangi kerugian atau bisa mengurangi orang-orang yang mencari rente terhadap BUMN," harapnya.

Halaman 2/3
Tags:
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)Basuki Tjahaja Purnama (BTP)Badan Usaha Milik Negara (BUMN)Erick ThohirAndre RosiadePartai Gerindra
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved