Breaking News:

Terkini Nasional

Cangkul Ternyata Masih Impor, Jokowi: Kamu Buat Pacul Tahun Depan, Saya Beli Puluhan Ribu

Presiden Joko Widodo (Jokowi) geram lantaran beberapa produksi barang masih impor, bahkan untuk cangkul.

Editor: Lailatun Niqmah
KOMPAS.com/M ZAENUDDIN
Presiden Jokowi saat seusai membesuk Menko Polhukam Wiranto di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis(10/10/2019). 

Presiden Joko Widodo ( Jokowi) meminta agar investasi yang masuk dapat menekan impor Indonesia.

Hal itu diutarakan Jokowi sejalan dengan peningkatan investasi di Indonesia.

Sehingga nantinya investasi akan berdampak pada pengurangan defisit transaksi berjalan (CAD).

"Harus kita pastikan peningkatan investasi terus bisa kita lakukan dalam saat yang bersamaan kita juga bisa mengurangi ketergantungan pada barang-barang impor," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, seperti dilansir Kontan.co.id, Jakarta. Rabu (30/102019).

Selain itu investasi yang ada juga didorong untuk industrialisasi.

Termasuk memberikan nilai tambah pada barang mentah yang selama ini diekspor Indonesia.

Kawasan industri di Morowali dapat dijadikan sebagai contoh pengembangan industri.

Ke depan Jokowi mendorong kawasan Tuban menjadi pusat industri petrochemical. Jokowi juga meminta agar menterinya mengawasi investasi.

Investasi yang memiliki potensi harus dikawal sehingga dapat menghilangkan hambatan.

"Betul-betul dikawal agar kita bisa segera mengejar defisit transaksi berjalan dan defisit neraca perdagangan," terang Jokowi.

Ia juga menegaskan kembali terkait iklim investasi.

Jokowi minta peringkat ease of doing business diperbaiki sehingga menarik kepercayaan investor.

Mendag Bakal Kurangi Impor

Menteri Tak Lagi Bisa Seenaknya, Mahfud MD Sebut Jokowi Beri Menko Hak Batalkan Kebijakan Menteri

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengaku sedang berupaya untuk mengurangi laju impor.

Terutama untuk produk-produk yang ada barang penggantinya di dalam negeri. Hal itu ia sampaikan ketika ditemui di Kantor Kementerian Koodinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Tags:
JokowiImporKementerian PerindustrianKementerian Perdagangan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved