Breaking News:

Viral Medsos

VIRAL Kabar Pasien di Ambulans yang Sopirnya Dihentikan Polisi Akhirnya Meninggal Dunia: HOAKS

Pasien ambulans atas nama Pak Hutasoit sedang mendapat perawatan medis akibat penyakit stroke.

Editor: Lailatun Niqmah
Tangkapan Layar Instagram
Polisi berhentikan ambulans karena suara sirine di Tebing Tinggi, Sumut, Sabtu (2/11/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Akun facebook buenda farell membagikan kejadian.

Ia menuliskan keterangan bahwa pasien di ambulans meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Sri Pamela.

Mendengar kabar tersebut pihak kepolisian langsung mencari tahu informasi yang beredar di media sosial itu.

Akhir Video Viral Polisi Hentikan Ambulans karena Suara Sirine, Saling Jabat Tangan dan Berdamai

Dikutip dari Tribunnews.com, ternyata info yang diunggah akun facebook bunda farell tersebut adalah hoaks.

Pasalnya, pasien ambulans atas nama Pak Hutasoit sedang mendapat perawatan medis akibat penyakit stroke.

Selanjutnya, perempuan yang mengunggah berita hoaks pun menyampaikan permohonan maaf.

Ia mengaku salah dan telah menghapus informasi palsu yang ia sebar.

Dalam video permohonan maaf, perempuan itu mengaku mendapat informasi hoaks dari beranda facebook.

Polisi Hentikan Ambulans karena Suara Sirine

Sebuah video oknum polisi yang memberhentikan ambulans viral di media sosial.

Diketahui, ambulans tersebut dikendarai oleh Zulfan pada Sabtu (2/11/2019).

Saat itu, Zulfan sedang berada di simpang empat Jalan KF Tendean, Tebingtinggi.

Sementara oknum polisi yang memberhentikan ambulans Zulfan saat ini dinonaktifkan sementara dari Satlantas Polres Tebingtinggi.

Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi mengatakannya kepada wartawan ketika dikonfirmasi pada Minggu (3/11/2019) siang.

Dijelaskannya, dengan dinonaktifkannya Brigadir UMP dari Satlantas, untuk sementara ini yang bersangkutan saat ini dibawa pembinaan Sie Propam Polres Tebingtinggi.

"Terus dalam pemeriksaan untuk dilaksanakan sidang disiplin."

"Sidang itu menunggu kelengkapan dari berita acaranya setelah itu kita kirimkan ke Bidkum Polda Sumut untuk pelaksanaan sidang," katanya.

Berapa lama atau kapan sidang itu akan digelar, menurutnya tergantung pada dua hal tersebut.

Pasalnya, lanjut dia, masih ada beberapa orang yang juga masih menunggu sidang terkait kasus disiplin.

"Kan banyak juga yang menunggu sidang. Ada beberapa orang lah, kasus disiplin meninggalkan tugas, mangkir, gitu," katanya.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved