Liga 1
Cuplikan Video Tendangan Patrich Wanggai ke Perut Jupe di Laga Kalteng Putra Vs Persib Bandung
Persib Bandung menang atas Kalteng Putra di Stadion di Stadion Tuah Pahoe, Jumat (1/11/2019), lihat cuplikan video pelanggaran Patrich Wanggai
Penulis: Khistian Tauqid Ramadhaniswara
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Persib Bandung berhasil menumbangkan Kalteng Putra dengan skor 2-0.
Kemenangan Persib Bandung atas tuan rumah Kalteng Putra dirasakan di Stadion di Stadion Tuah Pahoe, Jumat (1/11/2019).
Laga Persib Bandung melawan Kalteng Putra merupakan pertandingan lanjutan pekan ke-26 Liga 1 2019.

Patrich Wanggai menendang Achmad Jufriyanto di pertandingan Kalteng Putra vs Persib Bandung (instagram/@libero_idn)
• Bawa Dampak Positif di Pertahanan Persib Bandung, Begini Tanggapan Nick Kuipers
Keberhasilan Persib Bandung mencuri poin di markas Kalteng Putra tak lepas dari kerugian tim tuan rumah.
Kalteng Putra mendapatkan kerugian karena hanya bermain dengan 10 pemain.
Diketahui Kalteng Putra harus meneriman kenyataan setelah Patrich Wanggai harus mendatapkan kartu merah pada menit ke-29.
Patrich Wanggai terpaksa harus keluar dari pertandingan lantaran melakukan hal dinilai sangat membahayakan Achmad Jufriyanto.
Meskipun Patrich Wanggai yang dilanggar, tetapi gerakan tambahan yang dilakukan membuat wasit harus mengusirnya dari pertandingan.
Gerakan tersebut Patrich Wanggai terlihat melakukan tendangan ke arah perut, setelah Achmad Jufriyanto menjatuhkannya.
Hal tersebut terlihat dari unggahan akun Instagram pribadi @libero_idn yang di-upload pada Jumat (1/11/2019).
Berikut cuplikan tendangan Patrich Wanggai ke perut Achmad Jufriyanto:
• Hasil Akhir Kalteng Putra Vs Persib Bandung: Bermain dengan 10 Pemain, Tuan Rumah Harus Tumbang 0-2
Jalannya pertandingan
Sebagai tuan rumah Kalteng Putra berniat menguasai pertandingan sejak awal.
Kalteng Putra terus memberikan tekanan ke lini pertahanan Persib Bandung.
Namun kokohnya para pemain bertahan Persib Bandung membuat Kalteng Putra masih kesulitan untuk menembusnya.