Kongres PSSI
Jakmania Ungkit Isu Persija Jakarta Juara Settingan: Kalau Benar, Jakmania Rela Piala Dikembalikan
Sekretaris Umum Jakmania, Diky Sumarno sempat mengungkit isu Persija Jakarta juara settingan pada Liga 1 2018.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Sekretaris Umum The Jakmania, Diky Sumarno sempat mengungkit isu Persija Jakarta juara settingan pada Liga 1 2018.
Hal itu ia sampaikan saat menjadi bintang tamu di acara Mata Najwa pada Rabu (30/10/2019).
Dilansir oleh TribunWow.com dari channel Youtube Najwa Shihab, mulanya Diky Sumarno meminta PSSI sebagai federasi sepak bola Indonesia harus bisa menegakkan keadilan antarsuporter.
• Andre Rosiade sampai Angkat Tangan Sebut Tujuannya Jadi Exco PSSI: Di DPR Bisa Ongkang-ongkang Kaki
Misalnya, ada penjelasan dari PSSI mengenai rumor yang beredar bahwa Persija Jakarta juara settingan pada Liga 1 2018.
"Dan juga adanya keadilan di sepak bola bagi suporter."
"Contohnya kasus match fixing tahun kemarin bahwa banyak yang beredar bahwa Persija juara settingan," singgung Diky.
Demi meredam isu yang telah beredar di masyarakat, Diky meminta agar PSSI bisa memberikan klarifikasinya.
Menurutnya, jika benar juara setinggan makan Jakmania akan legowo.
"Kalau memang itu bener juara settingan buktikan."
"Saya yakin The Jakmania rela kok pialanya dikembalikan, kalau itu tidak terbukti maka hendak klarifikasi dong bahwa Persja memang betul-betul dengan proses yang benar gitu loh," ungkap dia.
Diky menilai dengan tidak adanya klarifikasi dari PSSI membuat masalah semakin panjang.
"Bahwa ini enggak, bahwa ini kan menjadi api-api konflik di suporter yang akhirnya walau Persija tim ini, tim ini, segala macam jadi konflik baru," katanya.
• Sepak Bola Berujung Bentrokan, Ketua Suporter Madura United: PSSI yang Gagal, Jangan Salahkan Kami
Sehingga, Diky meminta agar semua pihak baik PSSI maupun suporter bisa saling bangun membangun menyelesaikan masalah tersebut bersama-sama.
"Ini enggak ada penyelasaian, ayo dong kalau mau semuanya baik, kita buat semua baik sama-sama," kata Diky.
Pada kesempatan itu, Diky menilai bahwa suporter sering menjadi kambing hitam.