Kabinet Jokowi
Di ILC, Pengamat Bahas Parpol yang Tak Dapat Jatah Menteri: Mungkin Sesajennya Kurang
Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio memberikan komentarnya terkait partai politik yang tidak mendapat kursi menteri di Kabinet Indonesia Maju.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio memberikan komentarnya terkait partai politik yang tidak mendapat kursi menteri di Kabinet Indonesia Maju.
Agus Pambagio menyatakan ada pihak yang bahagia, sedih sekaligus menangis terhadap susunan kabinet baru Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.
Dilansir TribunWow.com, hal itu disampaikan Agus Pambagio dalam acara 'Indonesia Lawyers Club', Selasa (29/10/2019).
Agus Pambagio mulanya mempertanyakan tentang kualitas para meteri baru pilihan Jokowi.

• Haikal Hassan Ungkap Tak akan Puji Pemerintahan Jokowi, meski Ada Prabowo: Tetap Oposisi sampai Mati
• Kata Pengamat Politik soal Jokowi Minta Maaf, Sebut Justru Perkuat Dugaan Bagi Kursi di Kabinet
"Beberapa menteri yang diambil memang sudah kenyang, tapi apakah dia punya intergritas?," tanya Agus Pambagio.
Menurutnya, kualitas para menteri pilihan Jokowi itu dapat dilihat setidaknya hingga enam bulan ke depan.
"Tadi Pak Mahfud sudah banyak bicara, kemudian apakah dia (menteri) punya leadership kita tunggu dalam katakan 6 bulan ini," ucap Agus.
Agus lantas menyinggung tentang reshuffle kabinet yang bisa saja dilakukan Jokowi jika para menteri tak bekerja secara baik.
"Dia (menteri) cepat belajar kita tunggu cepat atau tidak," ucapnya.
"Kalau dia memahami tupoksi dari sektor yang lama itu sudah pasti harusnya presiden mengambil tindakan untuk reshuffle, mungkin tidak sampai setahun."
Agus juga menyatakan ada beberapa partai politik (parpol) yang kecewa karena tak ditunjuk menjadi menteri.
"Di sini banyak juga yang kecewa tidak jadi menteri, mungkin sesajennya kurang," kata Agus.
"Sesajennya macam-macam itu, tapi ada yang tidak kerja keras dapat juga, mungkin pertimbangan-pertimbangan lain."
Menurut Agus, seharusnya keputusan presiden terkait susunan kabinet itu dihormati.
Sebab, susunan kabinet telah dilantik dan kini telah menjalankan tugasnya masing-masing di kementerian.