Breaking News:

Kabinet Jokowi

Komentar Demokrat soal Tudingan Megawati Dendam pada SBY, Tak Pernah Katakan Ketum PDIP Halangi AHY

Kini giliran pihak Partai Demokrat yang angkat suara soal adanya tudingan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memiliki dendam SBY dan AHY.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Tribunnews.com
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memiliki dendam pada Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudyoyono (SBY) beserta anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

TRIBUNWOW.COM - Giliran pihak Partai Demokrat yang angkat suara soal adanya tudingan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memiliki dendam pada Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudyoyono (SBY) beserta anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Tudingan tersebut diungkapkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Demokrat, Andi Arief.

Sedangkan, Wakil Ketua Umum (Waketum) Demokrat, Syarief Hasan menilai bahwa tudingan tersebut hanya opini pribadi Andi Arief.

Dituding Berselisih, Puan Maharani Bongkar Hubungan Megawati dengan SBY: Sering Ketemu, Ibu Juga

Syafief Hasan menegaskan bahwa Demokrat tak pernah menuding Megawati menghalangi AHY masuk ke dalam Kabinet Jokowi.

"Itu pribadi lah, Partai Demokrat tidak pernah punya asumsi seperti itu. Secara resmi tidak pernah mengatakan itu (Megawati halangi AHY masuk kabinet)," kata Syarief dikutip TribunWow.com dari Kompas.com pada Senin (27/10/2019).

Lantas, Syarief mengungkap hubungan antara Megawati dan SBY sekarang.

Syarief mengatakan, hubungan antar Ketua Umum partai tersebut baik-baik saja.

"Partai Demokrat melihat hubungannya baik-baik saja. Jadi itu pandangan pribadi," kata dia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/10/2019).

Selain itu, Syarief juga membantah bahwa Demokrat sudah menyodorkan AHY untuk masuk ke dalam menteri kabinet Jokowi.

Sedangkan, pertemuan antara SBY dengan Jokowi maupun Megawati hanya masalah sillaturahmi.

AHY Tak Jadi Menteri lalu Megawati Dituding Dendam pada SBY, PDIP Minta Ingat Lagi Momen Teuku Umar

Wakil Ketua Umum (Waketum) Demokrat, Syarief Hasan menilai bahwa tudingan tersebut hanya opini pribadi Andi Arief.
Wakil Ketua Umum (Waketum) Demokrat, Syarief Hasan menilai bahwa tudingan tersebut hanya opini pribadi Andi Arief. (Kompas.com)

"Jadi apa yang terjadi sekarang itu, selama ini adalah merupakan hubungan komunikasi yang intens saja sebagai seorang negarawan, sebagai ketua umum partai dan sebagai mantan presiden," kata Syarief.

Kini pihaknya hanya ingin menghargai Jokowi yang telah menyusun Kabinet Indonesia Maju

"Kita harus hargai saya pikir itu. Mari kita berikan kesempatan kepada kabinet ini untuk bekerja secara maksimal," jelasnya.

Sekali lagi, Syarief menegaskan Demokrat tidak membahas masalah menteri pada Jokowi.

"Kita setelah pelantikan menteri tidak ada komunikasi," sambung Syarief.

Hubungan yang bagus antara Megawati dan SBY senada oleh pernyataan pihak PDIP.

Dikutip TribunWow.com dari Tribunnews pada Senin (28/10/2019),  Ketua DPP PDIP, Puan Maharani menegaskan hubungannya maupun sang Ibu Megawati dengan pihak SBY baik-baik saja.

Bahkan, Puan mengaku sering bertemu dengan pihak SBY.

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono tampak berbincang dengan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri. Mega terlihat menyampaikan rasa duka atas meninggalnya Ani Yudhoyono.
Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono tampak berbincang dengan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri. Mega terlihat menyampaikan rasa duka atas meninggalnya Ani Yudhoyono. (TRIBUNNEWS/FRANSISKUS ADHIYUDA)

Wasekjen Demokrat, Andi Arief Tuding Megawati Punya Dendam pada SBY dan AHY, PDIP: Jangan Asal Bunyi

Seperti pertemuan saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Minggu (20/10/2019).

"Baik-baik aja lah. Kenapa? Saya sering ketemu, ibu juga ketemu. Kemarin pelantikan juga bareng-bareng," jelas Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/10/2019).

Tudingan adanya dendam Megawati pada SBY itu menyusul fakta bahwa AHY yang sebelumnya santer disebut menjadi Menteri Jokowi justru tak masuk dalam kabinet.

Puan menegaskan, PDIP tidak ikut campur dalam penentuan komposisi menteri.

Pasalnya, penyusunan menteri merupakan hak prerogatif presiden.

"Ini kan hak prerogatif presiden. Kemudian prosesnya sudah panjang dengan pertimbangan yang matang. Jadi kalau kemudian ada yang menyampaikan atau mengatakan hal-hal seperti itu ya lihat dulu lah proses dan perjalanan dari pemilu sampai sekarang," paparnya.

 Wasekjen Demokrat, Andi Arief Tuding Megawati Punya Dendam pada SBY dan AHY, PDIP: Jangan Asal Bunyi

Wanita yang juga menjadi Ketua DPR RI ini meminta agar jangan ada statement-statement tanpa dasar yang bisa memecah belah.

"Saya rasa jangan sampai menimbulkan riak-riak yang kemudian membuat ada yang sepertinya disalahkan atau menyalahkan," ungkap Puan.

Sementara itu sebelumnya, Wasekjen Demokrat, Andi Arief menyebut Megawati memiliki dendam pada SBY dan AHY.

Bahkan, Jokowi disebut gagal meredakan dendam dan mendamaikan Megawati pada SBY.

Hal itu diungkapkan melalui akun resmi Twitternya @AndiArief_.

"Awalnya saya menduga bahwa dendam Ibu Megawati itu hanya pada Pak @SBYudhoyono.

Ternyata turun juga ke anaknya @AgusYudhoyono.

Tadinya saya melihat Pak Jokowi mampu meredakan ketegangan dan dendam ini, rupany belum mampu,"  demikian tulis @AndiArief__ pada Sabtu (26/10/2019).

"Tentu saja  @AgusYudhoyono tidak pernah merencanakan hidupnya sebagai anak @SBYudhoyono, itu takdir sejarah.

Karena itu dendam Ibu Megawati hingga ke anak cucu SBY adalah dendam pada takdir," sambung Andi Arief.

Wasekjen Demokrat, Andi Arief menyebut Megawati memiliki dendam pada SBY dan AHY.
Wasekjen Demokrat, Andi Arief menyebut Megawati memiliki dendam pada SBY dan AHY. (Twitter @AndiArief_)

(TribunWow.com/Mariah Gipty)

Tags:
Partai DemokratMegawati SoekarnoputriSusilo Bambang Yudhoyono (SBY)Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved