Artis Lawan Depresi
Bagikan Pengalaman Hampir Bunuh Diri, Ini Tujuan Ariel Tatum: Kalau Mati, Hidup Gue Ada Gunanya
Artis Ariel Tatum belum lama ini mengaku sempat beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri karena merasa depresi atas hujatan yang ditujukan padanya
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Artis Ariel Tatum belum lama ini mengaku sempat beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri karena merasa depresi atas hujatan yang ditujukan padanya.
Ariel Tatum menyebut sengaja membagikan pengalaman hidupnya itu agar tak ada lagi orang yang berniat mengakhiri hidup seperti yang hampir dilakukannya.
Selain itu, Ariel Tatum mengaku ingin menjadi orang yang bermanfaat untuk orang lain.
Dilansir TribunWow.com, hal itu disampaikan Ariel Tatum saat menjadi bintang tamu dalam channel YouTube Q&A METRO TV yang diunggah Senin (28/10/2019).

Ariel Tatum mengakui ingin mati setelah ia dapat bermanfaat untuk orang lain, Senin (28/10/2019) (Tangkapan Layar YouTube Q&A METRO TV)
• Depresi karena Dibully, Ariel Tatum Pernah Ingin Bunuh Diri, dari Minum Pil hingga Sewa Pembunuh
• Sempat Depresi, Ariel Tatum Blak-blakan Hampir Sewa Pembunuh Bayaran: Biar Dikiranya Gue Dibunuh
Ariel Tatum mengaku lega pasca-membagikan pengalaman pahitnya itu di media sosial.
"Aku pribadi pas sharing kemarin, lega sih," ucap Ariel.
Wanita yang sempat berduet dengan Ari Lasso itu menyebut selama ini merupakan orang yang tertutup.
"Karena sebelum aku memutuskan untuk open up (membukanya -red) aku tu sebenarnya anaknya introvert banget dari dulu," kata Ariel.
Selama terjun di dunia hiburan, Ariel mengaku tak memiliki banyak teman.
"I dont have many friends from this industry (aku tidak punya banyak teman di industri ini-red)," ucapnya.
Sebelum memutuskan membagikan pengalamannya yang hampir bunuh diri, Ariel Tatum sudah memikirkan hal itu secara matang.
Hingga akhirnya, ia memutuskan benar-benar menceritakan pengalaman pahitnya itu di media sosial.
Ariel mengaku ingin memberikan manfaat untuk orang lain sebelum dirinya meninggal dunia.
"Jadi pas aku open up (cerita -red) memang aku sudah bulat memutuskan kalau gue mati i wanna live my mark in here (aku ingin meninggalkan jejak di sini -red)," ungkapnya.
Ia juga ingin diingat sebagai orang yang memberikan manfaat untuk orang lain.