Kabinet Jokowi
Mahfud MD Jadi Menkopolhukam, Wiranto: Beliau Juga Waktu Itu Mengganti Saya di Menteri Pertahanan
Wiranto mengaku gembira jabatan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan sepeninggalnya, diisi Mahfud MD.
Editor: Lailatun Niqmah
Cerita Mahfud MD
Mahfud MD sempat membongkar kronologi pemanggilan dirinya sebagai menteri, sebelum akhirnya dilantik Rabu pagi.
Dikutip TribunWow.com dari Kompas Tv pada Rabu (23/10/2019), Mahfud MD mengungkapkan bahwa dia sejak dulu telah menduga dirinya akan diminta membantu Jokowi.
Bahkan, Mahfud MD mengungkapkan dirinya telah diminta oleh Jokowi bahkan sejak Pemilihan Presiden 2019 berlangsung.
"Sebenarnya sudah lama sih yang isyarat-isyaratnya, itu dulu waktu itu Pilpres dia katakan 'Pekerjaan negara masih banyak nanti Pak Mahfud ikutlah gabung'," jelas Mahfud.
Meski beberapa isyarat sudah dikirim secara gamblang, namun Mahfud MD saat itu belum mau menjawab secara pasti kesediannya.
"Terus waktu saya ada konverensi pengajar hukum tata negara di Istana kan jalan berdua karena saya ketuanya. 'Pak Mahfud nanti Oktober gabung ya', tapi saya ndak jawab juga cuma mudah-mudahan semoga lancar gitu," katanya.
Sedangkan, permintaan Jokowi untuk menjadikan dirinya sebagai menteri baru jelas diucapkan saat pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin pada Minggu (20/10/2019).
"Tetapi yang langsung kemudian itu memang Pak Setneg, Pak Pratikno memberi Pak Mahfd pilihan-pilihannya ini, calon jabatannya ini."
"Sesudah Pak Jokowi pelantikan di MPR, saya ditelpon lagi oleh Pak Pratikno, Pak Mahfud hari Senin dan Selasa jangan meninggalkan Jakarta," jelas Mahfud MD.
Pria 62 tahun ini lantas membongkar percakapannya dengan Jokowi pada Minggu malam.
Jokowi meminta dirinya menjadi menteri lantaran Mahfud MD dianggap dibutuhkan oleh negara.
"Tengah malam gitu saya mau shalat Tahajud gitu, saya buka pesen dulu jam 10 ditunggu di Istana Negara. Dari situlah saya resmi diminta untuk bergabung kabinet," kata Mahfud MD
"'Pemerintah ini banyak tantangannya, negara perlu Pak Mahfud' gitu saja," imbuh Mahfud menirukan kata-kata Jokowi kala itu.

Sedangkan tanggapan keluarga ketika dirinya dipilih menjadi menteri, Mahfud MD mengungkapkan bahwa orang-orang terdekatnya tersebut mendukungnya.