Breaking News:

Kabinet Jokowi

Jika Jokowi dan Prabowo Bersatu demi Kekuasaan, Said Didu: Gak Usah Lagi Pilpres, Gak Ada Gunanya

Said Didu meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto untuk menunjukkan hasil bersatunya keduanya setelah Pilpres 2019.

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Tangkapan Layar YouTube Indonesia Lawyers Club
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu 

"Jadi kalau ini gagal, dampaknya terhadap bangsa ini sangat besar," ucap Said.

Menurutnya, politik akan mendapat dampak paling besar jika Jokowi dan Prabowo gagal menunjukkan tujuan keduanya bergabung adalah untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kekuasaan. 

"Jadi kalau Pak Jokowi dan Pak Prabowo gagal menunjukkan bahwa memang dia bersatu untuk memperbaiki rakyat tanpa melihat partai maka politik kita sudah akan hancur," kata Said.

Ia melanjutkan, tidak diperlukan lagi pilpres jika keduanya memang bersatu untuk kepentingan kekuasaan.

"Karena apa? Partai politik sudah tidak percaya lagi, pilpres enggak usah ada lagi, enggak ada gunanya kok mereka mau pesta pora," ujar Said.

Said lantas menyinggung tentang pernyataan Effendi Ghazali yang menyebutkan bahwa fenomena oposisi masuk dalam kabinet hanya terjadi di Indonesia.

"Tadi Prof Effendi Ghazali menyatakan tidak ada teorinya, betul tidak ada teorinya, jadi siapa tahu kita menciptakan teori baru," ucap Said.

Susunan Kabinet Kerja Jilid 2 Jokowi-Maruf: Erick Thohir Menteri BUMN, Wishnutama Menteri Pariwisata

Mahfud MD Ungkap Fokus pada Pemberantasan Korupsi, Disinggung Jokowi Banyak Korupsi di Pertambangan

Simak video selengkapnya berikut ini menit 6.58:

Dalam kesempatan yang sama, Said Didu sebelumnya juga menyinggung tentang Pilpres 2019.

Seperti diketahui, Prabowo dan Jokowi sempat bersaing memperebutkan kursi presiden dalam Pilpres 2019 lalu.

Said Didu mengaku menghormati keputusan Jokowi menjadikan mantan rivalnya di Pilprs 2019 lalu itu sebagai menteri.

Menurutnya, dalam menjalankan keputusan tersebut Jokowi dan Prabowo sama-sama berkorban.

"Saya menghormati bahwa keduanya sama-sama berkorban, Jokowi dan Prabowo dua-duanya juga bekorban, Jokowi dimaki-maki, Prabowo juga dimaki-maki. Semua berkorban," ucap Said.

Namun, Said mempertanyakan tentang tujuan keduanya kini bersatu dalam pemerintahan seusai bersaing dalam pilpres.

"Apakah mereka berkorban untuk berpesta sepiring berdua atau kah ingin menyiapkan makanan yang enak kepada rakyatnya? Ini pilihan bagi mereka berdua," ujar Said.

Menurutnya, pengorbanan keduanya lebih sedikit dibandingkan dengan nyawa yang dikorbankan saat pilpres lau.

Halaman
123
Tags:
Joko Widodo (Jokowi)Prabowo SubiantoSaid Didu
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved