Pelantikan Jokowi dan Maruf Amin
Wapres China ke Solo Jelang Pelantikan Jokowi, Wagub Jateng Harap Bisa Datangkan Investor
Wang Qi Shan mengunjungi Kota Solo, Jawa Tengah sebelum menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden pada Minggu (19/10/2019).
Penulis: Desi Intan Sari
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Wakil Presiden Republik Rakyat Tiongkok Wang Qi Shan mengunjungi Kota Solo, Jawa Tengah sebelum menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden pada Minggu (20/10/2019).
Diketahui bahwa setelah berkeliling Kota Solo, Wang Qi Shan singgah di rumah jabatan Wali Kota Solo Loji Gandrung untuk beramah-tamah, dikutip TribunWow.com dari channel YouTube KompasTv, Sabtu (19/10/2019).
Sebelumnya berkunjung ke Loji Gandrung, Wang Qishan telah berkunjung ke Museum Purba Sangiran di Sragen serta Bendung.
Dalam kunjungan tersebut Wang Qi Shan bertemu dengan dengan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.
• Macet Bertambah karena Jalan Ditutup Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
Acara ramah tamah tersebut dibuka dengan tarian gambyong yang merupakan tarian penyambutan bagi tamu yang istimewa.
Atas kunjungan Wang Qishan, pemerintah Solo dan Jawa Tengah berharap agar pertemuan ini membawa dampak posif dalam perekonomian di masa mendatang.
Harapan untuk perekonomian yang lebih baik tersebut disampaikan oleh Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen.
"Di Jawa Tengah ini, pertumbuhan (ekonomi) 7% maka kami sangat berharap dengan kedatangan bapak wakil presiden ini disampaikan kepada para pengusaha, investor dari RRC untuk datang ke Jawa Tengah," ujar Taj Yasin Maimoen.
Taj Yasin Maimoen menuturkan selain tari Gambyong, tarian Bambangan Cakil juga ditampilkan untuk menyambut Wang Qishan.

• Ini Alasan Jan Ethes Tak Diajak Gibran Rakabuming Hadiri Pelantikan Jokowi-Maruf Amin
Pertunjukan tari-tarian tersebut diharapkan bisa memberikan kesan yang ramah untuk Wang Qishan pada masyarakat di Jawa Tengah.
Ia juga berharap, nantinya kesan masyarakat yang ramah bisa diteruskan oleh Wang Qishan kepada pemerintahan di Tiongkok.
"Pak wali kota memberikan contoh tadi apa tari-tarian, yang begitu legendaris juga tentang tarian apa itu tadi mas yang terakhir (tari) Bambangan Cakil," ungkap Taj Yasin Maimoen.
Taj Yasin Maimoen menjelaskan tarian tersebut menggambarkan bahwa permasalahan yang ada di Jawa Tengah bisa diselesaikan dengan damai.
"(Tarian Bambangan Cakil) artinya itu permasalahan di Jawa Tengah itu bisa diurai dengan kedamaian kegotongroyongan warga Jawa Tengah," kata Taj Yasin Maimoen.
• Intip Dekorasi Gedung Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Ada Bunga Berwajah Jokowi-Maruf Amin
Lihat video selengkapnya pada menit ke 01:00:
(TribunWow.com/Desi Intan)