Terkini Daerah
Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar SD hingga SMA Berobat ke RSJD Solo, Ada yang Rawat Inap
RSJD Dr Arif Zainudin Surakarta dapat puluhan pasien pelajar yang kecanduan game online. Alami gangguan emosi hingga tidak mau makan.
Editor: Ifa Nabila
TRIBUNWOW.COM - Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Dr Arif Zainudin Kota Surakarta selama ini diketahui hanya menangani pengobatan pasien dengan gangguan kejiwaan.
Namun, kini rumah sakit yang berada di Jalan Ki Hajar Dewantara Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah juga menangani pasien anak dengan kecanduan game online.
Penanganan itu telah dilakukan oleh rumah sakit milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah sejak tiga tahun terakhir.
• Viral Bergaji Rp 5,9 Juta, Bupati Banjarnegara Kepergok Hotman Paris Pakai Jam Tangan Rp 800 Juta
Pasien anak kecanduan game online yang menjalani pengobatan di RSJD Kota Surakarta rata-rata dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga SMA kelas I.
"Akhir-akhir ini ada peningkatan (pasien anak kecanduan game online). Meskipun kadang datang tidak ada keluhan dengan kecanduan game, tidak. Ada yang tidak mau sekolah, tidak mau makan. Pada akhirnya disebabkan karena game itu," kata Kepala Instalasi Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja RSJD Dr Arif Zainudin Kota Surakarta Aliyah Himawati di Solo, Jawa Tengah, Kamis (17/10/2019).
Menurut Aliyah jumlah pasien anak kecanduan game online akhir-akhir ini meningkat.
Jika sebelumnya sepekan hanya satu pasien, kini hampir setiap hari ada satu hingga dua pasien yang datang.
Pada tahun ajaran baru kemarin, katanya ada sekitar 35 anak dengan kecanduan game online yang menjalani pengobatan di RSJD Kota Surakarta.
Mereka rata-rata kecanduan game online ekstrem. Bahkan, dari jumlah itu dua di antaranya harus menjalani rawat inap di RSJD Kota Surakarta. Sedang sisanya menjalani rawat jalan.
"Yang rawat inap kemarin ada dua anak. Kelas 3 SMP dan satunya kelas I SMA. Tapi, sekarang sudah tidak ada. Mereka baru pulang Minggu kemarin," terangnya.
Penanganan pasien anak kecanduan game online disesuaikan dengan gejala yang muncul.
• Anggota TNI di Medan Dipukul Pakai Linggis, Pelaku Tantang Polisi: Tembak Saja Kepalaku
Sebab, tidak semua pasien anak gejalanya sama. Biasanya gejala pertama kali muncul adalah gangguan emosi. Seperti marah-marah, tidak bisa tidur, tidak mau makan dan lainnya.
"Ada beberapa langkah yang kita lakukan untuk mengatasi gangguan emosi. Salah satunya dengan obat, dengan farmakoterapi," tuturnya.
Setelah itu, dilanjutkan dengan terapi perilaku. Sebab, pasien anak kecanduan game online, biasanya tidak mengakui kalau dirinya kecanduan. Mereka menganggap dirinya baik-baik saja.
"Jadi, kita harus menekankan anak itu mengakui kalau dirinya itu kecanduan game online. Itu sebuah proses sehingga kita bisa masuk ke terapinya," kata dia.