Breaking News:

Pelantikan Jokowi dan Maruf Amin

Jelang Pelantikan Presiden dan Wapres, Pasukan Gabungan Disiagakan di Beberapa Lokasi Penting

Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden, 30 ribu pasukan gabungan diturunkan untuk lakukan pengamanan di beberapa lokasi tertentu.

Penulis: AmirulNisa
Editor: Ananda Putri Octaviani
YouTube KOMPASTV
Panglima TNI Marsekal, Hadi Tjahjanto 

TRIBUNWOW.COM - Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden pada Minggu (20/10/2019), pasukan gabungan telah disiapkan untuk melakukan pengamanan.

Pada Kamis (17/10/2019) pasukan gabungan dari TNI dan Polri telah melakukan apel pagi di Monas untuk persiapan pengamanan pada acara pelantikan.

Usai melakukan apel pagi Panglima TNI Marsekal, Hadi Tjahjanto menyampaikan beberapa lokasi yang akan mendapat pengamanan ekstra saat pelantikan berlangsung.

Hal itu disampaikan pada acara Sapa Indonesia Pagi yang tayang di Kompas TV.

Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan kesiapan untuk melakukan pengamanan menyeluruh pada proses pelantikan.

Marsekal Hadi Tjahjanto menjelaskan mengenai pengamanan yang akan dilakukan selama proses pelantikan presiden dan wakil presiden pada Minggu (20/10/2019).
Marsekal Hadi Tjahjanto menjelaskan mengenai pengamanan yang akan dilakukan selama proses pelantikan presiden dan wakil presiden pada Minggu (20/10/2019). (YouTube KOMPASTV)

 

Sebut Pelantikan Presiden sebagai Momentum Internasional, Polri Imbau untuk Tak Adakan Demo Anarki

"Kami semua menyatakan bahwa panglima TNI, kapolri, Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Staf Angkatan Laut, dan Kepala Staf Angkatan Udara yang diwakili oleh Wakasau menyatakan siap untuk melaksanakan tugas pengamanan tersebut," ucap Marsekal Hadi Tjahjanto, dilansir TribunWow.com dari kanal Youtube KOMPASTV, Kamis (17/10/2019).

Bahkan dalam pengamanan tersebut akan melibatkan puluhan ribu pasukan gabungan.

Serta pengamanan akan disesuaikan dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

"Pengamanan mulai dilaksanakan hari ini, sesuai dengan tanggung jawabnya. Pasukan yang dilibatkan 30 ribu," ucap Marsekal Hadi Tjahjanto.

Marsekal Hadi Tjahjanto juga menjelaskan lapisan pengamanan yang akan dilakukan beserta pasukan-pasukan yang bertugas.

Disebutkan juga akan ada tiga lapisan pengamanan yang dilakukan oleh pasukan gabungan.

"Dengan susunan tugas Ring Satu dilaksanakan dan di bawah tanggung jawab paspampres, Ring Dua di bawah tanggung jawab TNI dan Ring Tiga adalah di bawah tanggung jawab gabungan TNI, Polri dan unsur lainnya," jelas Marsekal Hadi Tjahjanto.

Selain itu Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan ada beberapa orang yang akan menjadi fokus utama untuk diamankan.

Ia menjelaskan bahwa pasukan gabungan tidak hanya melakukan pengamanan pada presiden dan wakil presiden, namun juga pada tamu-tamu negara.

"Sedangkan objek yang akan kita amankan, di antaranya adalah personel presiden, wakil presiden dan keluarganya, tamu-tamu dari luar negeri, kepala negara, dan kepala pemerintahan, dan utusan khusus," jelas Marsekal Hadi Tjahjanto.

Izinkan Demo Jelang Pelantikan Jokowi-Maruf Amin, Kapolri: Kalau Damai-damai Saja, Kita Tak Masalah

Proses pengamanan akan dilakukan dari menjemput para tamu undangan hingga membawa ke penginapan yang sudah disediakan.

"Mulai dari saat kedatangan, diperjalanan, sampai dengan tempat hotel maupun wisma," ucap marsekal hadi Tjahjanto.

Pasukan gabungan juga akan melakukan pengawalan selama tamu undangan mengikuti prosesi pelantikan presiden dan wakil presiden.

"Selanjutnya pengamanan berikutnya adalah dari Wisma sampai ke Gedung MPR/DPR menjadi tanggung jawab," ucap Marsekal Hadi Tjahjanto.

Selain itu pengamanan akan dilakukan pada beberapa sarana dan prasarana yang digunakan oleh presiden dan wakil presiden.

Ada juga beberapa lokasi yang akan menjadi fokus pengamanan oleh para pasukan gabungan.

"Beberapa tempat yang menjadi konsentrasi adalah Gedung MPR/DPR itu sendiri dengan parameter yang sudah kita tentukan," ucap Marsekal Hadi Tjahjanto.

Selain itu disebut juga ada beberapa titik kritis yang perlu diamankan yaitu Istana Negara.

Marsekal Hadi Tjahjanto juga menyebut pasukannya akan mengamankan pula beberapa lokasi ekonomi dan tempat penting.

Lihat Fitur Mobil Mewah yang Disiapkan untuk Tamu VVIP di Pelantikan Presiden dan Wapres

"Ada beberapa titik kritis yang harus kita perkuat, termasuk adalah Istana Presiden. Wilayah-wilayah lain yang menjadi konsentrasi kita untuk pengamanan di antaranya adalah tempat-tempat ekonomi, " ucap Marsekal Hadi Tjahjanto.

Untuk wilayah ekonomi ada dua tempat yang akan menjadi fokus pengamanan yaitu wilayah Glodok dan Jempatan Tiga.

Selain itu pengamanan pada beberapa fasilitas publik seperti bandara dan objek vital juga dilakukan oleh pasukan gabungan.

"Dan objek-objek vital di antaranya adalah PLN Gandul, tempat-tempat logistik Pertamina, dan tempat-tempat yang lain yang kita anggap perlu untuk diamankan," ucap Marsekal Hadi Tjahjanto.

Pemerintah menyiapkan sebanyak 30 ribu pasukan gabungan untuk melakukan pengamanan.

Semua pasukan tersebut pun sudah dibagi sesuai tugas masing-masing selama proses pelantikan berlangsung.

Lihat video pada menit ke-1.50:

(TribunWow.com/Ami)

Tags:
Pelantikan PresidenPelantikan Jokowi dan Maruf AminPelantikan Jokowi-Maruf Amin
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved