Breaking News:

Pelantikan Jokowi dan Maruf Amin

Jelang Pelantikan Presiden-Wapres Jokowi-Ma'ruf, Polri: Kami Tidak akan Terbitkan Izin Aksi Demo

Polri larang demo menjelang pelantikan Jokowi-Ma'ruf. 31 ribu TNI Polri sudah dikerahkan, Bamsoet pastikan situasi pelantikan aman dan kondusif.

Penulis: Ifa Nabila
Editor: Tiffany Marantika Dewi
(KOMPAS.com/Walda Marison)
Kepala Bidang Humas Polda Metro jaya Kombes Argo Yuwono menegaskan Polri tak akan menerbitkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) aksi demo saat menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin. 

TRIBUNWOW.COM - Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin, pihak kepolisian menegaskan tak akan menerbitkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) aksi demo.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Rabu (16/10/2019), pihak kepolisian ingin agar suasana pelantikan bisa aman dan kondusif.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono yang menyebut tidak akan ada izin demo pada 15-20 Oktober 2019.

 

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Pimpinan MPR Temui Jokowi untuk Konsultasi Acara

"Tentunya bahwa dengan adanya pelantikan tersebut, dari Polda Metro Jaya, Bapak Kapolda sudah menyampaikan," ujar Argo, Selasa (15/10/2019).

"Kita ada diskresi kepolisian yang disampaikan bahwa tidak akan menerbitkan STTP antara tanggal 15 sampai dengan 20 (Oktober)."

Argo berharap tidak ada aksi unjuk rasa, terlebih yang berujung kericuhan seperti yang terjadi akhir September 2019 lalu.

"Kita berharap tidak ada unjuk rasa sehingga kita bisa melaksanakan kegiatan (pelantikan) dengan baik dan lancar," harap Argo.

"Tentunya ini semua untuk kebaikan dan kelancaran kegiatan tersebut."

Untuk mengamankan pelantikan, sebanyak 31 ribu personel gabungan TNI, Polri, dan pemerintah daerah diterjunkan.

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, TNI-Polri Larang Warga untuk Gelar Aksi Unjuk Rasa

Rencananya, pelantikan akan digelar di Kompleks Gedung DPR dan MPR RI, Jakarta Pusat, 20 Oktober 2019.

Argo menyebut penerjunan puluhan ribu personel itu untuk memberikan rasa aman terhadap masyarakat.

Selain itu, personel gabungan juga akan mengamankan para tamu kepala negara yang akan menghadiri pelantikan.

"Dengan adanya pelantikan tersebut, untuk menjaga harkat dan martabat negara karena diliput media asing dan juga dihadiri oleh pimpinan negara-negara sahabat dan negara asing," tuturnya.

"Dari Polda Metro Jaya sudah menyiapkan ada sekitar 31.000 personel gabungan."

Deretan Acara Syukuran Pelantikan Jokowi-Maruf Amin, Diarak hingga Nobar

Dari puluhan ribu personel itu akan dibagi dalam tiga ring pengamanan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Tags:
pelantikandemoPolda Metro Jaya
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved