Terkini Nasional
Prediksi Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Memburuk, ICW Singgung Persoalan yang akan Muncul
Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di periode kedua diprediksi akan memburuk dibanding yang periode pertama.
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di periode kedua diprediksi akan memburuk dibanding yang periode pertama.
Hal itu dikatakan oleh Indonesia Corruption Watch ( ICW) yang memprediksi soal kinerja Jokowi bersama wakilnya, Ma'ruf Amin.
Diduga, persoalan politik dan hukum masih akan bermunculan selama 2019-2024, bahkan lebih banyak dibanding lima tahun sebelumnya.
"Bicara pemerintahan ke depan Jokowi-Ma'ruf, kami memulai dengan hipotesis bahwa pemerintahan ke depan akan menghadapi persoalan yang jauh lebih banyak dari problem pemerintahan pertama," kata Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW, Donal Fariz, dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/10/2019).
• Bertemu dengan Jokowi, Zulkifli Hasan Bantah Adanya Pembicaraan Kabinet: Saya Kan Cukup Tahu Diri
Donal mengatakan, pemerintahan periode kedua seorang presiden memang biasanya tak lebih baik dari periode pertama.
Bahkan, Donal menyebut hal itu seperti menjadi sebuah kutukan.
"Kita bisa lihat dari sejarah terlebih dahulu bahwa acap kali presiden yang memimpin di periode kedua itu gagal atau paling tidak menghadapi turbulensi yang besar. The curse of second period," ujar Donal.
Pada pemerintahan presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono periode kedua pun demikian.
Selama 2009 sampai 2014, SBY dibayang-bayangi kasus Century, Hambalang, dan korupsi kader Partai Demokrat.
Agenda-agenda pemerintahan pun banyak yang tidak berjalan.
• Relawan Jokowi-Maruf Amin Cabut Laporan Kepolisian atas Hanum Rais soal Cuitan Wiranto, Ada Apa?
Sementara itu, berkaca dari banyaknya PR Jokowi yang tak tuntas di periode pertama, pemerintahan Jokowi periode kedua diprediksi akan berakhir sama dengan buruknya kepemimpinan SBY yang kedua.
ICW memprediksi, masalah korupsi dan reformasi politik akan tetap menjadi isu utama.
Pada awal pemerintahan keduanya, Jokowi diprediksi bakal kesulitan menegakkan hukum dan minim pemberantasan korupsi karena pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Berbagai wacana agenda di sektor politik dan penegakan hukum tidak tuntas dan bahkan tidak tersentuh seperti reformasi parpol yang sedikitpun presiden tidak menyinggung hal itu. Padahal problem korupsi di indonesia tidak bisa dilepaskan dari problem korupsi di parpol," ujar Donal.
Adapun Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih setelah memenangkan Pemilu 2019.
Keduanya akan dilantik pada 20 Oktober 2019 mendatang.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Prediksi Jokowi-Ma'ruf Lebih Buruk, ICW: Ibarat Kutukan Periode Kedua".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/jokowi-dan-maruf-amin-saat-menyapa-relawan-sebelum-ke-kpu.jpg)