Suami Sewa Pembunuh Bayaran Bunuh Istri
Seorang Penjual Kue di SD Dibunuh Suaminya Lewat Eksekutor, Ditembak Pakai Senjata Api Laras Panjang
Warga Desa Oebela, Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), Marince Ndun alias MN (49) menjadi korban pembunuhan oleh suaminya
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Dalam merencanakan pembunuhan, kedua pelaku telah merencakannya selama lima bulan lamanya.
"Karena adanya cinta lama bersemi kembali antara pelaku Marten dan pelaku Belandina, sehingga timbulah rencana untuk membunuh korban," ungkap Bambang.
MLA dan BH kemudian menyewa seorang pembunuh bayaran EL alias Efa (55).
"EL membunuh atas perintah dan bayaran dari BH dan MLA," ucapnya.
EL sempat meminta uang jasa Rp 25 juta.
Namun, BH meminta agar tarif itu bisa dikurangi sehingga EL pun meminta tarif Rp 20 juta.
"Saat diminta Rp 20 juta, Belandina (BH) menyampaikan bahwa hanya memiliki uang Rp 18 juta. Keduanya pun sepakat," ujarnya.
Hingga Selasa (20/8/2019) 20.00 WITA, peristiwa pembunuhan terjadi, dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Rabu (9/10/2019).
"Peristiwa itu terjadi pada tanggal 20 Agustus 2019 sekitar pukul 20.00 WITA di kediaman korban," jelas Bambang.
• Petugas SPBU yang Dikenal Pendiam Dibunuh Preman karena Tolak Beri Uang, Lihat Video Evakuasinya
EL kemudian membunuh korban dengan menembaknya ke arah punggungnya.
"Dan akhirnya Efrain pun mengeksekusi korban dengan cara menembak menggunakan senjata api rakitan," ujar dia.
Saat itu tetangga korban, Antinoa Balla (33) mendengar suara letusan dan disusul suara teriakan.
Atas hal itu Antonia hendak menuju rumah korban.
Dan tiba-tiba cucu korban datang ke rumah Antonia dan mengadu neneknya telah meninggal.
Antonia kemudian melaporkan hal tersebut ke polisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/suami-bunuh-istri-bayar-orang.jpg)