Kabinet Jokowi
Sebut Jokowi Tak Capai Sejumlah Target, Politisi PDIP Sarankan Presiden Ganti Beberapa Menteri
Hendrawan Supratikno menyebut Joko Widodo (Jokowi) seharusnya mengganti beberapa menterinya untuk kabinet di pemerintahan selanjutnya.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Mohamad Yoenus
"Kalau secara komparatif sebenarnya ekonomi kita tidak terlalu buruk," kata dia.
"Kalau ditanya puas apa enggak pasti enggak puas."
Lebih lanjut Hendrawan menyebut Jokowi lebih baik mengganti beberapa menteri.
"Kita harus mampu mengombinasikan, mengawinkan antara perubahan dan keberlanjutan," ucapnya.
"Itu sebabnya keputusan yang arif dan bijaksana apabila ada 1,2, 3 orang yang dipertahankan."
Ia lantas menyatakan Jokowi juga harus membuka kesempatan bagi tenaga-tenaga baru untuk mengisi posisi menteri.
"Ada 1, 2, 3 tenaga baru," ucapnya.
"Jadi ada yang dipertahankan untuk kesinambungan agar kebijakannya konsisten, tapi kita harus membuka ruang untuk inovasi dan kreasi kebijakan."
Simak video selengkapnya berikut ini menit 8.35:
Pendapat Haris Faisal
Ekonom Senior Faisal Basri membeberkan sejumlah nama menteri Kabinet Jilid Kerja I yang tak layak dan harus diganti.
Faisal Basri menyebut ada beberapa menteri yang menurutnya memiliki kinerja paling buruk, sehingga harus segera diganti.
"Kalau kita lihat dari prestasi, paling parah adalah menteri ESDM dan wakilnya (Arcandra Tahar)," ujar Faisal Basri.
"Karena kita lihat makin lama makin memburuk, iklim investasi makin enggak karu-karuan, KKN-nya makin merajalela, tidak jelas," sambungnya.
Ia juga menyebut proses-proses tender proyek di Kementerian ESDM banyak yang tidak terbuka.