Cerita Selebriti
Tak Terima sang Ayah Dituduh Settingan, Dinar Candy Siap Laporkan Bebby Fey ke Polisi
Disk Jokey (DJ) Dinar Candy mengaku tak terima sang ayah ikut dibawa-bawa dalam perseteruannya dengan Bebby Fey.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Disk Jokey (DJ) Dinar Candy mengaku tak terima sang ayah ikut dibawa-bawa dalam perseteruannya dengan Bebby Fey.
Dikutip TribunWow.com dari saluran YouTube STARPRO Indonesia, Kamis (3/10/2019), Dinar Candy menyatakan saat ini sedang berdiskusi dengan tim pengacaranya terkait perseteruan yang sedang dialaminya kini.
Dinar Candy mengaku sedang mempertimbangkan untuk melaporkan Bebby Fey ke pihak kepolisian.
• Bantah Pansos dari Kasus Bebby Fey dan Atta Halilintar, Dinar Candy: Awalnya Kan Media Ngejar Aku
Menurutnya, Bebby Fey pernah beberapa kali mengucapkan kata-kata tak pantas untuknya melalui media sosial Instagram.
"Dinar lagi koordinasi sama tim lawyer Dinar, kan lihat dulu memang ada pasal yang bisa dilaporin atau engak," ucap Dinar.
"Karena dia (Bebby Fey) kan pernah nulis di sosial media dan kata-katanya kasar, gitu sih."
• Bebby Fey Blak-blakan soal Detik-detik Ngamar Bareng Atta Halilintar: Langsung ke Toilet Dulu
• Billy Syahputra Akui Tak Tahu Aplikasi yang Digunakan Bebby Fey dengan Atta Halilintar: Katrok Sih
Dinar mengaku geram saat Bebby Fey ikut membawa nama ayahnya dalam perseteruan tersebut.
"Ada kayak kita baru dapet tulisan di media sosial terus di-upload," kata Dinar.
"Katanya dia pernah bilang kalau dinar sama bapak settingan gitu-gitu."
Ia menyatakan, sang ayah sudah terlalu tua untuk melakukan tindakan tersebut.
"Padahal Bapak Dinar kan udah tua, malaha kalau misalkan mau shooting di-briefing dia udah lupa lagi," ujar Dinar.
"Jadi kayak natural sebenarnya, makanya Dinar enggak terima kalau dibilang settingan sama dia."
Akibat perseteruannya dengan Bebby Fey, Dinar mengaku mengalami banyak kerugian.
Bahkan, ia menyebut kerugian yang dialaminya mencapai ratusan juta.
"Ini endorsement ada yang mau brand ambassador tiba-tiba cancel, terus yang event tahun baru cancel juga, jadi lumayan sih (kerugiannya) ratusan juta," ucap Dinar.