Terkini Daerah

Bocah Berusia 12 Tahun Dikurung di Bekas Kandang Ayam, Orangtua: Kami Harus Hidup

Orangtua si anak berpikir dengan cara mengurung lebih banyak dampak positifnya dibanding mudaratnya.

Bocah Berusia 12 Tahun Dikurung di Bekas Kandang Ayam, Orangtua: Kami Harus Hidup
KOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMAN
Moh. Efendi (20) dikurung di dalam bekas kandang ayam oleh orangtuanya karena memiliki kelainan sifat sejak lahir. Efendi dikurung karena sering merangkak hingga pernah ditemukan di hutan dan pinggir sungai. 

TRIBUNWOW.COM - Efendi (12), bocah asal Dusun Bringin, Desa Angsana, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, dikurung orangtuanya di dalam bekas ayam agar tak pergi dari rumah.

Latifah (36), ibu kandung Efendi menceritakan, sejak masih bayi, Efendi tumbuh seperti bayi pada umumnya.

Namun, ketika usianya menginjak tiga tahun, Efendi tidak kunjung bisa berjalan dan tidak bisa bicara.

Mayat Wanita Hamil Dalam Karung Ditemukan di Polewali Mandar, Ini Ciri Korban dan Kronologinya

"Dia hanya merangkak kemana-mana, bicaranya tidak dimengerti karena tidak ada bahasa yang bisa diucapkan," ujar Latifa, saat ditemui Kompas.com di kediamannya, Jumat (4/10/2019).

Sebagai anak ketiga, Efendi paling banyak mendapat penjagaan dari kedua orangtuanya.

Sebelum dikurung di dalam bekas kandang ayam, Efendi ditempatkan di dalam surau.

Namun, masih bisa keluar dan merangkak ke luar halaman rumah.

Ketika lepas dari pengawasan orangtuanya, banyak makanan yang tidak layak dimakan.

BREAKING NEWS - Korban Perampokan di Denpasar Terlempar dari Lantai 2, Begini Kondisinya

Yang membulatkan tekad kedua orangtua mengurun Efendi, karena Efendi pernah hilang dari rumahnya saat kedua orangtuanya pergi bekerja di sawah sampai sore.

Efendi dicari sampai malam tiba.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved