Pelantikan Anggota DPR MPR
Ahmad Muzani Bongkar Detik-detik Megawati Bujuk Prabowo untuk Pilih Bamsoet Jadi Ketua MPR
Prabowo sempat ngotot Gerindra jadi Ketua MPR, akhirnya ngobrol dengan Megawati dan dibujuk agar memilih Bambang Soesatyo.
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Claudia Noventa
"Akhirnya Beliau ambil keputusan demi kepentingan lebih besar, 'Ya sudah, kamu tidak usah meneruskan pencalonan sebagai ketua MPR'," ungkap Ahmad Muzani menirukan ucapan Prabowo.
Meski demikian, Ahmad Muzani menyebut Gerindra tak merasa kalah dalam pemilihan Ketua MPR.
Ahmad Muzani menyebut MPR sebagai satu di antara alat perjuangan untuk mencapai hal-hal yang strategis.
"Enggak (merasa kalah), MPR adalah salah satu alat perjuangan, dan sebagai alat perjuangan tentu kita harus memandang ini sebagai alat mencapai tujuan," kata Ahmad Muzani.
"Sehingga Beliau harapkan ada hal-hal ain yang lebih strategis, yang akan kita capai nanti," tandasnya.
• Didukung Gerindra Jadi Calon Pimpinan MPR, Berikut Besar Harta Kekayaan Ahmad Muzani
Diberitakan sebelumnya, Sidang Paripurna penetapan dan pelantikan Ketua MPR ditunda sekitar satu jam.
Penundaan itu disebabkan proses lobi antara Fraksi Gerindra dan Fraksi Golkar masih berjalan.
Saat itu, Prabowo masih ngotot untuk mencalonkan Ahmad Muzani sebagai Ketua MPR.
Padahal, delapan fraksi di DPR dan unsur kelompok DPD sudah sepakat mendukung Bamsoet dari Golkar.
Sempat ada anggota MPR yang meminta diadakan voting, namun Ketua Fraksi NasDem Johnny G. Plate tidak setuju.
Johnny mengusulkan mekanisme pemilihan Ketua MPR harus dilakukan secara aklamasi sesuai dengan prinsip musyawarah dalam MPR.
• Dicalonkan sebagai Pimpinan MPR, Bambang Soesatyo Dapat Banyak Dukungan, Termasuk dari Partai Lain
"Ini Majelis Permusyawaratan Rakyat, jangan sampai diganti dengan majelis pervotingan rakyat," kata Johnny.
Ketua Fraksi PKS Tifatul Sembiring juga sepakat dengan Johnny dan meminta rapat ditunda satu jam.
"Sikap Fraksi PKS kalau bisa aklamasi, musyawarah untuk mufakat," ucap Tifatul.
Kini, Bamsoet memimpin 575 anggota DPR dan 136 anggota DPD.
Dalam masa kepemimpinannya, Bamsoet didampingi sembilan tokoh yang mewakili fraksi masing-masing.
Di antaranya Ahmad Basarah (PDIP), Ahmad Muzani (Gerindra), Lestari Moerdijat (NasDem), Sjarifuddin Hasan (Demokrat), Hidayat Nur Wahid (PKS), Zulkifli Hasan (PAN), Arsul Sani (PPP) dan Fadel Muhammad (Kelompok DPD).
(TribunWow.com/Ifa Nabila)