Liga 1
Jelang Hadapi Madura United, Bek Asing Persib Bandung Justru Sudah Tak Sabar Hadapi Bali United
Meski baru akan bertemu pada pekan ke-28, bek asing Persib Bandung, Nick Kuipers mengaku sudah tidak sabar untuk menghadapi Bali United.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Jelang menghadapi Madura United, bek asing Persib Bandung, Nick Kuipers justru sudah tidak sabar untuk menghadapi Bali United.
Persib Bandung dijadwalkan akan menghadapi tuan rumah Madura United pada lanjutan Liga 1 2019 pekan ke-22, Sabtu (5/10/2019).
Sedangkan untuk pertandingan melawan Bali United masih akan terjadi di pekan ke-29.
• Respons Robert Alberts seusai Tak Ada Pemain Persib Bandung yang Masuk Timnas, Semangati Pemainnya
Dikutip TribunWow.com dari simamaung.com, Nick Kuipers mengungkapkan alasannya ingin segera bertemu dengan Bali United.
Nick Kuipers mengaku sudah tidak sabar ingin bertemu dengan mantan lawannya di Liga Belanda yang saat ini bermain di Bali United, yaitu Melvin Platje.
Mantan pemain Ado Denhag itu menilai Melvin Platje merupakan penyerang yang bagus dengan naluri mencetak gol yang tinggi.
hal itu terbukti sudah banyak gol yang dicetak untuk Bali United, baik pada musim ini ataupun di musim lalu.
Saat ini di Liga 1 2019, Melvin Platje sudah mencetak 6 gol dan 3 assist.
Sedangkan pada musim lalu, dirinya mencetak 10 gol dan 3 assist dalam setengah musim.
• Pelatih Persib Bandung Robert Alberts Berikan Harapan pada PSSI soal Piala Indonesia
"Saya ingin bertemu (saling berhadapan) dengan Melvin Platje," ujar Nick Kuipers.
"Karena saya pernah bertemu Platje di Belanda dan saya pikir dia striker yang bagus, jadi saya nantikan saya berhadapan dengan dia lagi di sini (liga 1) apalagi dia sudah cetak banyak gol dan salah satu pemain terbaik di liga," sambungnya.
Selain itu, Nick Kuipers juga sedikit membahas perbedaan striker di Liga Belanda dengan di Liga 1.
Menurutnya, perbedaan paling jelas adalah pada postur tubuhnya.
Namun, Nick Kuipers menilai striker di Liga 1 tidak kalah dalam urusan fisiknya, terutama dalam hal ngototnya.
"Saya pikir berbeda karena di sana (Liga Belanda) lebih banyak striker dengan tubuh yang lebih besar dan kuat, di Belanda juga lebih banyak menekan fisik dan saya pikir perbedaan terbesar bukan soal itu saja, tapi di sini lebih baik menurut saya," jelasnya.
• Bobotoh Ingin Persib Bandung Konsisten Menang, Robert Alberts Ogah Juara dengan Cara Instan