Terkini Internasional
6 Fakta soal Merlion, Mitologi hingga Jadi Ikon Negara Singapura
Patung Merlion tertinggi dan terbesar di Singapura akan dihancurkan untuk membuat jalur baru. Ini 6 faktanya.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Patung Merlion tertinggi dan terbesar di Singapura akan dihancurkan untuk membuat jalur baru.
Jalur yang menghubungkan pantai utara dan selatan Sentosa ini merupakan bagian dari rencana pembaharuan Resort World Sentosa (RSW) dan Pulau Brani.
Masyarakat masih dapat mengunjungi Merlion hingga 20 Oktober.
• Liput Demo Hong Kong, Jurnalis Indonesia Tertembak Peluru Karet
Berikut adalah enam hal yang perlu diketahui tentang ikon Singapura yang paling terkenal ini seperti dikutip dari Asiaone.com:
1. Mitologi Negara Singapura
Dengan kepala singa dan tubuh ikan, Merlion dirancang pada tahun 1964 oleh ahli zoologi Inggris Alec Fraser-Brunner untuk menjadi logo Singapore Tourist Promotion Board, yang sekarang menjadi Singapore Tourism Board (STB).
Ikan melambangkan permulaan negara itu sebagai "desa nelayan".
Namun, hal itu dibantah oleh catatan sejarah yang menunjukkan bahwa Singapura adalah pelabuhan yang berkembang sejak abad ke-14.
Singa merujuk pada Sang Nila Utama, pangeran Sriwijaya yang mengaku sebagai pemberi nama Singapura yang berarti "kota singa" dalam bahasa Sansekerta.
Namun, singa sendiri tidak pernah tercatat sebagai fauna asli Singapura.
• Ganti Pipa Saluran Pembuangan di Bawah Restorannya, Pria Ini Justru Temukan Banyak Benda Kuno
2. Patung Merlion Utama di Singapura
Patung Merlion Sentosa bukan patung utama Merlion.
Patung pertama dan utama Merlion berada di muara Sungai Singapura.
Patung ini dibuat oleh pemahat Lim Nang Seng dan diresmikan oleh Perdana Menteri Lee Kuan Yew pada tahun 1972.
Patung tersebut dirancang oleh Kwan Sai Kheong, yang pernah menjadi duta besar Singapura untuk Filipina dan mantan wakil rektor Universitas Singapura, sekarang Universitas Nasional Singapura.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/merlion-sentosa-singapura.jpg)