Gerakan 30 September
Peringati Gerakan 30 September, Ini Daftar 10 Nama Pahlawan Revolusi yang Gugur
Tepat tiga hari ke depan, bangsa Indonesia mengingat kembali peristiwa Gerakan 30 September.
Editor: Mohamad Yoenus
Belia juga diculik dari rumahnya dan dibantai di Lubang Buaya.
Sebelum akhirnya tewas di tangan pasukan pembelot, beliau pernah meredam beberapa pemberontakan pasukan pembelot di berbagai wilayah seperti Semarang dan Medan.

Letnan Jenderal TNI Anumerta atau Mas Tirtodarmo Haryono (MT Haryono) lahir di Surabaya, 20 Januari 1924.
Letjend yang mengerti 3 bahasa asing ini juga diculik pada saat hari kejadian.
Kemudian dibantai di Lubang Buaya.
• Peringati Hari Pahlawan dengan Cara Unik, No 4 Bikin Baper
4. Letnan Jenderal Siswondo Parman

Siswondo Parman atau lebih dikenal dengan nama S. Parman adalah salah satu pahlawan revolusi Indonesia dan tokoh militer Indonesia.
Lahir di Wonosobo, 4 Agustus 1918.
Beliau merupakan perwira intelijen yang dekat dengan pasukan pembelot serta mengetahui kegiatan rahasia mereka.
Namun saat ditawari bergabung dengan faham komunis, S Parman menolak.
Karena itulah beliau meninggal dibunuh pada persitiwa Gerakan 30 September dan mendapatkan gelar Letnan Jenderal Anumerta.
Otak pembantaiannya yakni kakaknya sendiri Ir. Sakirman yang merupakan petinggi pasukan pembelot saat itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/jenderal-tni-anumerta-ahmad-yani-dan-brigadir-jenderal-katamso-darmokusumo.jpg)