Breaking News:

Demo Tolak RKUHP dan RUU KPK

Duka Jokowi atas Tewasnya 2 Mahasiswa UHO: Polisi Dilarang Bawa Senjata, Kapolri Harus Investigasi

Jokowi tegaskan polisi dilarang bawa senjata saat amankan demo, perintahkan Tito Karnavian untuk investigasi tewasnya Randy dan Yusuf.

Penulis: Ifa Nabila
Editor: Ananda Putri Octaviani
YouTube Sekretariat Presiden
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) turut berduka atas tewasnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Sulawesi Tenggara, Immawan Randy dan Yusuf Kardawi, saat berdemo di depan Gedung DPRD Sultra, Kamis (26/9/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) turut berduka atas tewasnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Sulawesi Tenggara, Immawan Randy dan Yusuf Kardawi, saat berdemo di depan Gedung DPRD Sultra, Kamis (26/9/2019).

Jokowi menegaskan bahwa anggota kepolisian sebenarnya dilarang untuk membawa senjata api dan melakukan kekerasan terhadap para mahasiswa yang berdemo.

Untuk itu, Jokowi memerintahkan Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian untuk melakukan investigasi terhadap jajarannya yang saat itu bertugas dalam demo di depan Gedung DPRD Sultra.

 

Video Detik-detik Tangis Ayah Immawan Randy Lihat Anaknya Tewas Tertembak saat Demo di DPRD Kendari

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut disampaikan Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan dalam unggahan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (27/9/2019).

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Saya atas nama pemerintah menyampaikan dukacita yang mendalam dan berbelasungkawa yang mendalam atas meninggalnya ananda Randy dan ananda Yusuf Kardawi," ujar Jokowi selepas salat Jumat.

Jokowi menyebut dirinya sudah mendapat laporan dari Tito Karnavian mengenai tewasnya dua mahasiswa yang disebabkan karena luka tembak itu.

"Saya sudah mendapat laporan dari Kapolri bahwa memang keduanya ikut berdemonstrasi, meyampaikan aspirasi di DPRD di Kendari," ungkap Jokowi.

"Ananda Randy memang meninggal karena luka tembak saat berlangsungnya demonstrasi dan ananda Yusuf Kardawi meninggal setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit," terangnya.

Polri Bentuk Tim Gabungan Selidiki 2 Mahasiswa Tewas saat Demo: Jika Bersalah, Kami Tindak Tegas

Jokowi mendoakan agar kedua orangtua dan pihak keluarga Randy serta Yusuf bisa tabah dan mengikhlaskan kepergian putra mereka.

Mantan Wali Kota Solo ini berharap agar apa yang diperjuangkan Randy dan Yusuf bisa bermanfaat untuk bangsa.

"Semoga apa yang diperjuangkan oleh ananda Randy dan ananda Yusuf Kardawi ini menjadi kebaikan bagi bangsa ini dan mendapatkan tempat yang paling mulia di sisi-Nya," imbuhnya.

 Jokowi mengaku sudah sejak awal memerintahkan jajaran kepolisian yang mengamankan demonstrasi untuk tidak melakukan tindakan kekerasan.

Untuk itu, Jokowi memerintahkan Tito Karnavian agar segera menginvestigasi jajarannya yang kala itu bertugas.

"Saya juga sudah sejak awal kemarin saya ulangi lagi juga kepada Kapolri agar jajarannya tidak bertindak represif, dan saya sudah perintahkan juga untuk menginvestigasi dan memeriksa seluruh jajarannya," ucap Jokowi.

Jokowi Minta Masyarakat Tak Berspekulasi atas Penembakan Mahasiswa dalam Demo Tolak RKUHP di Kendari

Jokowi menegaskan bahwa personel kepolisian tidak diperintahkan untuk membawa senjata, sehingga kasus ini perlu diselidiki lebih lanjut untuk mencari siapa tersangkanya.

Halaman
123
Tags:
JokowiUniversitas Halu Oleo (UHO)KendariSulawesi TenggaraDemo Tolak RKUHP dan RUU KPKRKUHP
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved