Breaking News:

Demo Tolak RKUHP dan RUU KPK

DPR Minta Jokowi Copot Wiranto, Buntut 2 Mahasiswa Tewas akibat Demo di Kendari

Dia menilai Wiranto gagal mengantisipasi aksi unjukrasa dalam beberapa hari terakhir ini sehingga kemudian menewaskan 2 orang mahasiswa di Sulteng.

Editor: Lailatun Niqmah
Tribunnews.com/Dennis Destryawan
Kisruh antara ratusan mahasiswa dan aparat kepolisian masih terjadi di Jalan Palmerah Timur, Jakarta, sekira pukul 21.40 WIB, Kamis (24/9/2019) malam. 

"Iya, pasien Muhammad Yusuf Kardawi (19) yang menjalani perawatan intensif pasca dioperasi di RSU Bahteramas Kendari, Sultra, meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WITA," kata Sjarif, Jumat (27/9/2019).

Sebelumnya, Sjarif mengungkapkan Yusuf sudah dalam kondisi kritis saat dibawa ke rumah sakit.

Ia menuturkan, Yusuf mengalami benturan dan beberapa luka di kepala. 

"Pas masuk di sini sudah koma, dan sampai sekarang kondisinya juga koma dan sementara dirawat," ujar Sjarif.

Saat operasi, Sjarif menyebut Yusuf membutuhkan banyak tambahan darah karena luka di kepalanya tak beraturan posisinya.

Sjarif mengaku belum dapat memastikan luka di kepala Yusuf disebabkan oleh benda tajam atau benda tumpul. 

Yusuf awalnya dibawa sejumlah rekannya ke RS Ismoyo Kendari setelah tak sadarkan diri saat aksi unjuk rasa menolak UU KPK dan RKUHP.

Namun karena kondisinya kritis, Yusuf akhirnya dirujuk ke RSUD Bahteramas.

Selain Yusuf Kardawi, terdapat satu korban tewas lainnya dalam aksi unjuk rasa yang berakhir rusuh itu.

Immawan Randy (21), mahasiswa Fakultas Pertanian dan Kelautan Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), tewas setelah mengalami luka tembak pada dada sebelah kanan.

Diperiksa sebagai Saksi, Ananda Batutu Menahan Tangis: Saya Lihat Mahasiswa Diproses secara Tak Etis

Dikutip TribunWow.com dari TribunTimur.com, Kamis (26/9/2019), Immawan Randy tewas setelah terkena tembakan saat melakukan demonstrasi di depan Gedung DPRD, Sulawesi Tenggara.

Ia sempat mendapat perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit (RS) Ismoyo, Kendari.

Immawan Randy dibawa ke rumah sakit oleh sejumlah rekannya pada pukul 15.30 WITA.

Namun, Ia dinyatakan tewas pada pukul 15.45 WITA.

"Korban dibawa sudah dengan kondisi terluka di dada sebelah kanan selebar 5 cm, kedalaman 10 cm akibat benda tajam," kata Yudi Ashari, dokter RS Ismoyo, seperti dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Kamis (26/9/2019).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Demo Tolak RKUHP dan RUU KPKKendariUniversitas Halu Oleo (UHO)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved