Rusuh di Papua
UPDATE Kondisi Papua Pasca-Rusuh Wamena, Korban Meninggal Jadi 28 Orang, 1 Keluarga Tewas Terbakar
Jumah korban tewas akibat kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin (23/9/2019), bertambah menjadi 28 orang.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Jumah korban tewas akibat kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin (23/9/2019), bertambah menjadi 28 orang.
Di sisi lain, Selasa (24/9/2019), wakil rayat Papua menyampaikan 8 tuntutan kepada pemerintah.
Berikut berita terkini terkait Papua pasca-kerusuhan Wamena sebagaimana dirangkum Tribunnews.com:
• Kondisi Terkini di Wamena Papua, Situasi Sudah Berangsur Kondusif, Aparat Keamanan Berjaga 24 Jam
1. Jumah Korban Tewas Menjadi 28 Orang
Jumah korban tewas akibat kerusuhan Wamena bertambah menjadi 28 orang.
Data itu merupakan data terbaru hingga Selasa (24/9/2019) malam.
"Sampai tadi malam ditemukan 17 meninggal dunia, namun setelah satu hari melakukan pencarian di beberapa tempat yang dibakar, ditemukan beberapa jenazah, total sudah 28 orang tewas," ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal, di Jayapura, Selasa (24/9/2019) malam, dikutip dari Kompas.com.
Kamal menyayangkan aksi unjuk rasa yang awalnya berjalan kondusif tiba-tiba berubah menjadi anarkistis.
Bahkan, saat aparat gabungan melakukan pembersihan, ditemukan ada satu keluarga yang tewas terbakar.
"Bahkan, ada yang satu keluarga, 5 orang. Kami tahu karena tetangganya yang menunjukan," kata dia.
Menurut Kamal, para korban tewas rata-rata mengalami luka bacok, luka bakar, tusukan dan luka akibat terkena benda tumpul.

2. Belum Ada Tersangka Ditetapkan
Terkait kerusuhan di Wamena, polisi belum menetapkan tersangka.
Meski demikian, polisi sudah mengamankan 6 orang dan dilakukan pemeriksaan.
"Enam sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal.