Breaking News:

Otomotif

Tips Beli Pelek Mobil Seken Original, Periksalah 3 Bagian Ini, Jangan Sampai Tertipu

Mengganti pelek mobil tidak perlu dengan yang baru jika budget-nya dirasa tidak cukup. Namun disarankan untuk tetap membeli yang orisinal.

GridOto.com/Wisnu Andebar
Pelek OEM Mercedes-Benz dan Lexus LX untuk Toyota Kijang Innova di booth Innova Community saat Otobursa Tumplek Blek 201 

3. Palang Pelek

Selain bibir pelek, bagian palang pelek juga harus diperhatikan.

Bagian palang pelek sering kali rusak atau retak karena terjadinya benturan yang cukup keras.

"Walau memang secara kualitas pelek orisinal bawaan mobil sudah bagus, tapi kondisi palang pelek juga harus selalu diperhatikan. Jangan sampai ada bagian yang retak," pungkasnya.

Masalah Utama pada Ban yang Sering Diabaikan, Resikonya Bisa Fatal

Cara Menjaga Ban Mobil Tetap dalam Kondisi Optimal dan Penyebab Ban Cepat Halus

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Kepala Bengkel Suzuki Natar, Lampung, Sugeng Riadi mengungkapkan beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga ban tetap dalam kondisi yang layak.

Sugeng Efendi mengatakan untuk menjaga kondisi ban bisa dimulai dengan kebiasan-kebiasan sepele.

Seperti saat mengisi tekanan angin sesuai dengan kapasitas dari ban tersebut.

Namun hal itu juga harus disesuaikan lagi dengan beban muatan.

"Kalau untuk kendaraan pribadi, ada baiknya menggunakan tekanan angin yang sesuai dengan buku pedoman. Biasanya, dalam keadaan normal ukurannya kisaran 28 untuk depan dan belakangnya 30. Kalau muatannya penuh dan sedikit berat, ada baiknya ditambah," ujar Sugeng Efendi.

 Tips untuk Menjaga Cat Mobil Tetap Cerah dan Tidak Kusam, Lakukan Beberapa Hal Ini

Selain itu, dirinya menyarankan untuk tetap menjaga temperatur dari ban.

Ada baiknya untuk mengistirahatkan ban jika digunakan untuk perjalanan yang cukup panjang.

Memaksa ban tetap bekerja dalam temperatur yang panas bisa membuat ban cepat halus dan bisa pecah.

Sementara itu, jika ban sudah tidak layak untuk digunakan, maka sebaiknya harus cepat diganti.

Sugeng Efendi juga menjelaskan ciri-ciri ban sudah tidak layak dipakai.

"Pada alur ban, biasanya terlihat batas limit yang sudah aus, indikatornya terletak di tengah alur ban. Kalau permukaan ban sudah mendekati batas limitnya, itu harus diperhatikan," jelasnya.

(TribunWow.com)

ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved