Demo Tolak RKUHP dan RUU KPK

Aksi Demo Mahasiswa hingga Jebol Gerbang Kantor Gubernur Jateng, Ini 7 Tuntutan pada Pemerintah

Mahasiswa dari berbagai universitas di Semarang turut mekalukan unjuk rasa di depan kantor DPRD. Mereka mengajukan 7 tuntutan berkaitan dengan RUU.

Aksi Demo Mahasiswa hingga Jebol Gerbang Kantor Gubernur Jateng, Ini 7 Tuntutan pada Pemerintah
Capture Video TribunJateng.com
Aksi demo mahasiswa hingga panjat pagar untuk masuk ke wilayah Gubernuran Jawa Tengah, di Kota Semarang. 

TRIBUNWOW.COM - Aksi demo penolakan RKUHP dan Revisi UU KPK juga digelar di Kota Semarang, Jawa Tengah, tepatnya di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), pada Selasa (24/9/2019), .

Para mahasiswa tersebut melakukan aksi demo dengan membawa tujuh tuntutan yang akan diajukan ke pemerintah.

Dikutip TribunWow.com dari TribunJateng.com, selain menyampaikan aspirasi, para mahasiswa juga mencoba untuk masuk ke wilayah Kantor Gubernur Jateng.

Para mahasiswa itu memaksa masuk hingga mencoba menjebol gerbang utama yang sudah dikunci dengan rantai.

Demo Penolakan RKUHP dan Revisi UU KPK, Mahasiswa: Enggak Ada Tuntutan Turunkan Jokowi

Bahkan, ada juga mahasiswa yang mencoba memanjat pagar agar bisa masuk kelingkungan DPRD.

Mereka juga meneriakan nama Jawa Tengah'>Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan meminta untuk bertemu.

"Ganjar-nya mana, Ganjar-nya mana," teriak para mahasiswa sambil bernyanyi.

Seorang orator dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Fahrul Firdaus meneriakan penolakan pada Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK).

"UU KPK yang telah direvisi masih berasa kolonial, kami menolak. Begitu juga RUU KUHP," ucap Fahrul Firdaus.

Para mahasiswa menilai bahwa UU KPK akan melemahkan kinerja lembaga tersebut dalam memberantas korupsi.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: AmirulNisa
Editor: Claudia Noventa
Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved