Rusuh di Papua

Kerusuhan di Jayapura, 1 TNI Gugur Dibacok, 3 Diduga Mahasiswa Tewas, 6 Brimob Luka Berat

Jayapura rusuh akibat demo mahasiswa, TNI dan Polri dibacok, 318 mahasiswa ditangkap, provokator masih diseilidiki.

KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI
Pasukan Brimob tengah berjaga di depan Uncen yang tengah diduduki oleh Aliansi Mahasiswa Papua, Kota Jayapura, Papua, Senin (23/9/2019). Kerusuhan di Jayapura menyebabkan 1 Prajurit TNI gugur, 3 warga sipil diduga mahasiswa tewas, 6 anggota Brimob luka berat. 

TRIBUNWOW.COM - Jayapura'>Kerusuhan di Jayapura, Papua, Senin (23/9/2019) menyebabkan 1 Prajurit TNI gugur, 3 warga sipil diduga mahasiswa tewas, 6 anggota Brimob luka berat.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Senin (23/9/2019), seorang prajurit TNI dari Yonif 751/Raider, Praka Zulkifli gugur saat bentrokan terjadi antara Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan aparat gabungan di Expo Waena, Jayapura.

Zulkifli dibacok hingga tewas oleh beberapa orang saat sedang beristirahat setelah mengantarkan para demonstran dengan truk.

Dampak Kerusuhan di Wamena, 16 Warga Tewas dan 65 Terluka, Ribuan Mengungsi hingga Kekurangan Makan

"Almarhum Praka Zulkifli yang sedang beristirahat sejenak usai mengantar pasukan pengamanan tiba-tiba diserang oleh massa dengan menggunakan senjata tajam," kata Sinaturi, Wakapendam XVII/Cenderawasih.

Sebelumnya, pengunjuk rasa berdemo di depan Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen) menuntut pendirian posko bagi mahasiswa Papua yang pulang dari studi di luar Papua.

Lantaran tak mendapat izin dari polisi, massa diantar kembali ke Expo Waena dengan truk yang di antaranya dikemudikan oleh Zulkifli.

Zulkifli dibacok di kepala bagian belakang dan sempat dilarikan ke RS Bhayangkara namun nyawanya tak tertolong.

Dalam aksi kerusuhan di Expo Waena juga menimbulkan korban lainnya, 3 orang tewas serta 20 luka-luka.

Panggil Panglima TNI dan Kapolri soal Rusuh di Wamena, Jokowi: Jangan Pakai Cara yang Buat Emosi

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo menyebut adanya dugaan 3 orang itu adalah mahasiswa Papua.

"Akibat dari tindakan melumpuhkan tersebut, ada 3 yang diduga mahasiswa eksodus tersebut meninggal dunia, kemudian 20 mengalami luka-luka," kata Dedi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Rekarinta Vintoko
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved