Siswa SD Tewas Dipenggal
Fakta Baru soal Siswa SD Tewas Dipenggal, Pelaku sebelumnya Pernah Bunuh Sosok Dekatnya
Pelaku pemenggal kepala Siswa SD sebelumnya pernah membunuh orang terdekatnya. Bagaimana sikap polisi?
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Desa Limpasu, Kecamatan Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah dihebohkan dengan kabar tewasnya siswa SD yang dipenggal tetangganya sendiri.
RR (9) harus meregang nyawa akibat tebasan parang dari Ahmad (35).
RR yang masih duduk di bangku kelas IV SD seketika tewas setelah kepalanya putus dari badannya akibat tebasan Ahmad.
Dikutip TribunWow.com dari Banjarmasin Post pada Kamis (19/9/2019), Ahmad bukan sekali ini membunuh seseorang.
Ahmad yang memiliki riwayat gangguan jiwa ini diketahui pernah membunuh kakak kandungnya sendiri.
Pria itu membunuh kakak kandungnya yang tenggah tertidur beberapa waktu tahun lalu.
Ahmad membunuh dengan cara memukulkan kayu ulin ke kakak kandungnya.
Akibat gangguan jiwa yang diderita oleh Ahmad, kasus tersebut terpaksa harus ditutup.
Menanggapi itu, Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Sabana Atmojo mengatakan pihaknya akan lebih waspada dengan penderita gangguan kejiwaan.
Ia tidak ingin kasus yang sama terulang kembali.
• Pria Penggal Leher Bocah Usia 10 Tahun hingga Tewas, Bungkam dan Tak Mau Makan setelah Ditangkap
“Kasusnya bukan pertama kali. Jadi penderita gangguan jiwa ini harusnya terdata agar kita semua lebih waspada,” ungkap Sabana di ruang kerjanya, Rabu (18/9/2019).
Sementara itu, Keluarga Ahmad, Sutomo menuturkan jika korban merupakan cucu saudaranya.
Sedangkan Ahmad disebut mengalami gangguan kejiwaan.
Bahkan pelaku pernah membunuh saudara kandungnya menggunakan kayu ulin.
Saat itu pelaku membunuh kakaknya yang sedang tidur pulas.