Siswa SD Tewas Dipenggal
5 Fakta soal Siswa SD Tewas Dipenggal: Kronologi hingga Kondisi Pelaku setelah Ditangkap
Siswa SD tewas mengenaskan setelah dipenggal oleh tentangganya sendiri. RR (9) harus meregang nyawa akibat tebasan parang dari Ahmad (35).
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
3. Kondisi pelaku setelah ditangkap
Saat dimintai keterangan di kepolisian, pelaku masih tidak memberikan keterangan apa pun.
Ahmad diketahui akan menjalani pemeriksaan selama 15 hari lebih dahulu.
Setelah itu baru lah pihak kepolisian mengambil tindakan selanjutnya.
Pihak kepolisian memgatakan hingga kini belum bertemu dengan keluarga pelaku.
“Keluarganya juga tidak dapat kami mencari. Ibunya yang satu rumah dengannya juga tidak ada. Memang kondisi ekomoni tersangka memang tidak bagus," jelas Kasat Reskrim Polres Hulu Sungai Tengah, Iptu Sandi di ruang kerja Kapolres Hulu Sungai Tengah, Rabu (18/9/2019).
"Apalagi rumah yang ditempatinya merupakan rumah program bedah rumah swadaya masyarakat,” lanjutnya.
Sandi mengatakan ia dan pihak kepolisian berharap keluarga pelaku datang ke Polres Hulu Sungai Tengah agar Ahmad bisa diajak berkomunikasi.
• Ditetapkan sebagai Tersangka, Dua Wanita yang Aniaya Guru SD di Gowa Ternyata Kakak Beradik
Pasalnya, Ahmad hingga kini masih bungkam serta menolak makan.
“Yang jelas, setelah ini akan kami bawa dulu. Jika memang terbukti gila maka sesuai pasal 44 ayat 1 maka tidak bisa dipertanggungjawabkan secara hukum," ujar Sandi.
"Nanti kami akan berkoordinasi dengan kejaksaan dengan mempertimbangkan surat rekomendasi dokter,” pungkasnya.
4. Pelaku pernah bunuh kakak kandung
Dikutip TribunWow.com dari Banjarmasin Post pada Kamis (19/9/2019), Ahmad bukan sekali ini membunuh seseorang.
Ahmad yang memiliki riwayat gangguan jiwa pernah membunuh kakak kandungnya sendiri.
Pria itu membunuh kakak kandungnya yang tenggah tertidur beberapa waktu tahun lalu.