Breaking News:

Viral Medsos

Viral Polisi Nemplok di Kap Mobil, Tavipuddin Nangis Minta Maaf ke Bripka Eka, Kisah Berakhir Damai?

Bripka Eka tengkurap di atas kap mobil yang melaju membawanya sejauh 200 meter. Pengendara akhirnya minta maaf sembari menangis.

Editor: Lailatun Niqmah
Instagram @jktinfo
Aksi polisi yang menemplok di kap sebuah mobil yang terus melaju karena mencoba kabur saat mau ditilang kembali terjadi. 

Apresiasi dan imbauan Kapolda Metro Jaya Aksi Eka yang menempel di kap mobil untuk menghentikan mobil yang ugal-ugalan juga turut menarik perhatian Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Gatot telah bertemu Eka di ruangannya pada Selasa pagi.

"Kapolda ingin tahu siapa sih anggotanya, yang mana sih, saat beliau tahu (anggotanya yang mana), lalu diajak mengobrol di ruangannya. Kapolda menyampaikan apresiasi," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Nantinya, Argo menambahkan, Gatot akan mendiskusikan terlebih dahulu dengan Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Metro Jaya untuk penghargaan yang akan diberikan kepada Eka.

Gatot pun mengimbau Eka dan anggota polisi lainnya tak mengulangi aksi menempel di kap mobil. Aksi tersebut dianggap membahayakan keselamatan anggota polisi saat bertugas.

"(Kapolda mengimbau) jangan diulangi lagi. Kepada anggota yang lain juga jangan diikuti. Kalau misalnya tidak kuat tangannya, dilakukan pengereman mendadak oleh pelaku itu bisa jatuh," ujar Argo.

Di ILC, Fadli Zon Sindir Jokowi yang Marah-marah soal Karhutla tapi Tak Ada Hasil: Weak Leadership

Kronologi

Seperti diketahui, aksi Bripka Eka Setiawan yang memberhentikan mobil ugal-ugalan di Jalan Pasar Minggu Raya, Jakarta Selatan, terekam dan viral di media sosial pada Senin (16/9/2019).

Bripka Eka berusaha memberhentikan mobil Honda Mobilio abu-abu milik Tavipuddin dengan tengkurap di atas kap mobil.

Menurut kesaksian Eka, awalnya mobil Tavip dengan nomor pelat B 1856 SIN terparkir di trotoar.

Petugas Satlantas Polres Jaksel ini mendekat dan hendak menanyakan surat izin mengemudi (SIM) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK) kepada pengemudi.

Sayangnya, Tavip tidak kooperatif.

Ia merasa tidak bersalah dan tidak berhak ditilang.

Saat hendak ditilang, Tavip justru berusaha kabur.

Mobilnya mundur dan menabrak motor.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Tags:
PolisiBerita ViralPelanggaran Lalu Lintas
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved