Breaking News:

Bencana Kabut Asap Karhutla

Media Internasional Soroti Masalah Kabut Asap, Indonesia Dibandingkan dengan Malaysia soal Titik Api

Kebakaran hutan kembali terjadi di Pulau Sumatera dan Kalimantan hingga sejumlah wilayah diselimuti kabut asap.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Ananda Putri Octaviani
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Kabut asap tebal menyelimuti kawasan Sungai Siak, Kamis (12/9/2019). Dinkes himbau warga untuk kenakan masker di luar rumah hal itu menjadi sorotan media internasional. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

TRIBUNWOW.COM - Kebakaran hutan kembali terjadi di Pulau Sumatera dan Kalimantan hingga sejumlah wilayah diselimuti kabut asap.

Kabut Asap bahkan turut merambat hingga negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia.

Hal itu menjadi sorotan media internasional.

Dikutip TribunWow.com dari BBC.com pada Senin (16/9/2019), hampir setiap tahun kabut asap yang menyelimuti kawasan Asia Tenggara disebut sebagai kembalinya kebakaran hutan di Indonesia.

BBC mendeskripsikan bahwa kabut asap berupa langit abu-abu dan menyebabkan bau tajam.

Tahun 2019 merupakan kabut asap terparah dalam beberapa tahun terakhir.

Kabut Asap akibat Kebakaran Hutan Merambat hingga Negara Lain, Malaysia Kirim Catatan pada Indonesia

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana, tercatat ada 328.724 hektar lahan yang terbakar dari Januari hingga Agustus 2019.

Daerah yang paling parah terdampak bencana adalah Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.

Kendati demikian, Indonesia bukan satu-satunya penyebab kabut asap menyebar.

BBC juga menyorot adanya pembakaran hutan di Malaysia.

Meski kebakaran itu tak ada artinya jika dengan kebakaran hutan yang di Malaysia.

Menurut pusat meteorologi ASEAN, pada 14 September ditemukan 10 titik api di bagian Sabah, Serawak, Malaysia.

Video Pantauan Karhutla Riau dari Udara, Lahan Hijau Tertutupi Kabut Asap Pekat, Lihat Penampakannya

Sedangkan, di Indonesia khususnya Kalimantan, ditemukan 627 titik api.

Kebakaran di Indonesia biasanya semakin parah pada musim kemarau, yakni Juli hingga Oktober.

Banyak petani disebut ingin membersihkan vegetasi untuk membangun perkebunan kelapa sawit.

Halaman
123
Tags:
Kabut AsapBencana kabut asap karhutlaKebakaran hutan dan lahan (karhutla)internasionalKebakaran HutanMalaysiaRiauKalimantanSumatera
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved