Kabinet Jokowi
Jawaban Susi Pudjiastuti saat Ditanya Kode Jadi Kabinet Jilid II, Singgung Pemilihan 5 Tahun Lalu
Susi Pudjiastuti memberikan jawaban ketika ditanya soal apakah ada kode akan kembali ditunjuk sebagai menteri di Kabinet Jilid II.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti memberikan jawaban ketika ditanya soal apakah ada kode akan kembali ditunjuk sebagai menteri di Kabinet Jilid II.
Dilansir oleh TribunWow.com dari acara 'E-Talk Show' pada Sabtu (14/9/2019), hal itu diungkapkan Susi Pudjiastuti menyusul pertanyaan soal menteri kabinet jilid II.
Susi Pudjiastuti menegaskan sebenarnya terkait menteri merupakan keputusan presiden.
Namun, di mana-mana orang membicarakan masalah tersebut.
"Sebetulnya itu kan prerogatif presiden. Orang se-medsos semuanya 'siapa menteri?' 'Siapa tidak menteri?' Padahal itu hak prerogatif presiden," kata Susi.
Sehingga, ia meminta agar masyarakat sabar menunggu.
"Mestinya tunggu saja Pak Jokowi memutuskan itu," kata dia.
• Ungkap Alasan Pernah Ditegur Jokowi, Susi Pudjiastuti: Indonesia Ekonomi Tinggi tapi Laporan Kecil
Kemudian, Wahyu Muryadi alias Om Way bertanya apakah Susi mendapat kode dari Presiden Joko Widodo terkait kursi menteri.
"Tapi sudah ada isyarat-isyarat kode-kode?," tanya Om Way.
Susi menegaskan dirinya tidak terlalu memikirkan hal tersebut.
Berkaca pada lima tahun yang lalu, Susi mengaku juga tidak mendapat tanda-tanda akan menjadi menteri.
"Saya tidak pernah pikir. Dulu juga tiba-tiba dipanggil enggak ada kode enggak ada isyarat, amanah saja, amanah dari Tuhan lewat Pak Jokowi," ujar Susi.
Lalu, Om Way menyinggung soal pernyataan Susi yang pernah mengungkapkan dia ingin menjadi wartawan online jika tak lagi menjadi menteri.
• Ungkap Alasan Pernah Ditegur Jokowi, Susi Pudjiastuti: Indonesia Ekonomi Tinggi tapi Laporan Kecil
"Kalau ibu nggak menjadi menteri lagi misalnya ini omong kosong saja ibu mau jadi wartawan online apa bu?," tanya Om War.
Susi mengatakan hal itu diungkapkan lantaran dirinya kesal terus ditanyai terkait jabatan menteri.